TULANGBAWANG – Rumah Sakit Mutiara Bunda, yang berada di Jalintim unit II tepatnya di Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, menggelar acara Bakti Sosial (Baksos), Sabtu (29/08/2020).
Baksos Operasi celah bibir sumbing dan langit-langit gratis sekaligus Donor Darah itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-7 Tahun Rumah Sakit Mutiara Bunda.
Baksos itu merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilakukan pihak rumah sakit Mutiara Bunda dalam memperingati Dirgahayu HUT.
Kegiatan Baksos rumah sakit Mutiara Bunda itu dihadiri langsung oleh direktur utama rumah sakit Mutiara Bunda dr. Herman Susilo, Komisaris Suhartati, Kabid Pelayanan Medis dr. Dwi Ari Astanti, Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulangbawang, dan peserta Operasi Bibir Sumbing dan pendonor darah dari berbagai daerah.
Direktur utama rumah sakit Mutiara Bunda dr. Herman Susilo, mewakili Komisaris Suhartati, menyampaikan terima kasih atas kerja sama pihak Yayasan Bahagia Senyum Persada (BSP), PMI Tulangbawang, yang turut mensukseskan acara peringatan HUT rumah sakit Mutiara Bunda yang ke-7 Tahun.
“Terima Kasih kepada Yayasan BSP atas suksesnya kegiatan Baksos ini. Semoga dalam kegiatan baksos operasi bibir sumbing dan donor darah ini berjalan sukses dan bermanfaat. Kegiatan baksos ini akan telah menjadi agenda rutin setiap tahunya oleh rumah sakit Mutiara Bunda,” ujar Herman Susilo.
Tahun ini, pihak Rumah Sakit Mutiara Bunda bekerja sama dengan dokter spesialis operasi plastik yakni dr. Bobby Swadarma Putera, Sp. BP-RE dari RS Umum Abdoel moelok (RSUAM), dan dr. Taufik Sakti Noer Hidayat, Sp. BP-RE dari RSUD Cibabat Cimahi.
Salah satu orang tua Pasien Bibir Sumbing, asal Kampung Mekar Jaya, Kecamatan Banjarmargo, Tanali (41) mengatakan, ia merasa jika acara baksos yang dilaksanakan rumah sakit Mutiara Bunda ini sangat membantu keluarganya.
“Terima kasih tentunya buat Rumah Sakit ini, yang sudah membantu proses operasi bibir sumbing anak saya secara gratis. Kegiatan ini sangat membantu kami keluarga kurang mampu,” katanya.
Ia berharap, kegiatan baksos seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu para anak-anak penderita bibir sumbing khususnya bagi keluarga kurang mampu.
“Semoga proses operasi seluruh anak bibir sumbing dapat berjalan sukses dan dapat segera sembuh normal,” harapnya.
Dalam kegiatan baksos rumah sakit Mutiara Bunda itu, pasien operasi bibir sumbing sebanyak 23 anak. Dari 23 anak itu diketahui berasal dari daerah Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, dan Pringsewu.
Sedangkan untuk kegiatan donor darah, terkonfirmasi untuk jumlah pendonor darah sebanyak 74 orang, tetapi yang dapat diambil hanya 49 orang. (tri)






