Daerah  

Cawalkot Metro Mufti Salim Sosialisasikan SUKA SATE dan IGD Mobile 

Metro – Calon Walikota Metro Mufti Salim terus menggaungkan salah satu dari sepuluh program unggulan yakni SUKA SATE (Satu Kelurahan Satu Pusat Ekonomi Kreatif).

Salah satu program unggulan tersebut, adalah untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Kota Metro. Hal ini disampaikan Calon Walikota Metro Mufti Salim saat bertemu dengan para ibu-ibu wirausaha mikro dan kecil di tempat usaha Aliv Salon, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat. Selasa (6/10/2020).

Selanjutnya, Ketua DPW PKS Lampung ini juga menjelaskan, dalam roadshow tersebut, selain mengkampanyekan program SUKA SATE tetapi ada program unggulan lainnya seperti IGD Mobile.

“Program SUKA SATE dititik beratkan karena diperuntukan bagi pengusaha rumahan dan anak muda. Pasalnya, bisa jualan meski hanya di rumah saja, apalagi ditengah pandemi Covid 19 ini,” jelas Mufti.

Dalam proses sosialisasinya, Mufti tampak menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari pembagian masker dan hand sanitizer kepada seluruh warga yang hadir saat sosialisasi, hingga penggunaan face shield dan penyemprotan pada mik yang digunakan untuk tanya jawab.

“Kita patuh pada instruksi pemerintah dan penyelenggara pilkada untuk menggunakan protokol kesehatan ketat. Dari DPP PKS juga sudah menginstruksikan itu, maka harus kita taati karena kita sayang semua, sayang dengan warga,” ujar Mufti.

Mufti juga memperkenalkan IGD Mobile yang akan diterapkan saat dia terpilih nanti. Sehingga masyarakat bisa segera mendapatkan perawatan dengan IGD Mobile itu. Sehingga tidak ada lagi masalah penolakan rumah sakit karena alasan hari libur, tidak ada dokter, atau masalah lain.

“Beberapa hari lalu kita mendengar diduga ada masalah soal IGD salah satu rumah sakit. IGD Mobile yang kita gagas ini salah satunya itu, membantu masyarakat memudahkan mendapat akses tapi juga membantu rumah sakit agar tidak menumpuk banyak pasien saat terjadi wabah tertentu. Ini sudah kita kaji sistemnya dan Insha Allah sangat bisa dan sangat mungkin kita lakukan. Bisa kita adakan tiap kelurahan. Karena tiap hari, ambulan Mufti Salim itu menerima telepon banyak sekali untuk membantu rakyat. Kita punya empat, dan saya rasa masih sangat kurang. Makanya nanti saat jadi walikota kita adakan sebanyak kelurahan yang ada,” tegasnya. (Bams).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *