Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau secara langsung sungai Way Ratai yang beberapa hari yang lalu meluap dan menyebabkan banjir dibeberapa tempat disepanjang pemukiman penduduk sekitar aliran sungai, Senin (20/12). Curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai way ratai meluap pada hari kamis, 16 desember 2021 yang lalu.
“Saya bersama Dinas PUPR, BPBD ditemani Kepala Desa Padang Cermin dan Khepong Jaya melihat langsung titik luapan sungai way ratai yang masuk kepemukiman warga serta melihat dampak dari luapan sungai way ratai”. Papar Dendi
“Setelah melihat langsung, ternyata sungai yang selama ini alirannya telah diluruskan beberapa tahun yang lalu kembali berbelok seperti alur alaminya, ini yang musti jadi pemahaman kita bersama bahwa alur alam itu tidak bisa direkayasa tapi bisa ditanggulangi dengan cara diupayakan aliran sungai kembali diluruskan, saya sudah perintahkan dinas terkait untuk menurunkan alat berat di titik terdampak untuk mengangkat sendimen dalam sungai dan menutup aliran yang belok agar air dapat mengalir lurus kembali sampai pada muara sungai way ratai”. Ujar Dendi
“Ini sebagai langkah mengantisipasi luapan air akibat intensitas hujan yang tinggi sampai beberapa bulan kedepan, untuk penyelesaian persoalan secara menyeluruh Pemda Pesawaran sudah berkoordinasi dengan Pemprov Lampung terkait dengan keadaan sesungguhnya daerah aliran sungai way ratai, mulai dari persoalan talud, bronjong, tanggul dan pintu air yang rusak sehingga diharapkan nanti penanganannya akan menyeluruh dan permanen.” Pungkas Dendi
Kepada masyarakat Dendi berharap agar dapat bekerjasama. “Jika nanti Pemda menurunkan alat berat agar warga dapat berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan pengerjaan yang dilakukan pemda, alat berat yang diturunkan tentu membutuhkan akses jalan, untuk itu diperlukan kerjasama masyarakat, dukungan pemerintah desa agar pengerjaan dapat berjalan dengan baik dan lancar, pada akhirnya masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya”. Tutup Dendi.(*)






