EDITORONLINE.ID, TULANGBAWANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang, Fatoni mengatakan, Kabupaten Tulangbawang mendapatkan bantuan vaksin frizer sebanyak 21.000 dosis.
Menurut Fatoni, sebanyak 21.000 dosis vaksin frizer itu sudah digunakan untuk dosis vaksinasi pertama di Kabupaten Tulangbawang.
“Pada penyalurannya terjadi sedikit kendala dikarenakan di Tuba vaksinasi sudah mencapai diatas 90%, jadi kita mengalami kesulitan untuk mendapatkan masyarakat yang akan divaksin. Walaupun dengan cara door to door, kami tetap mengalami kesulitan di lapangan,” Fatoni belum lama ini.
Pihaknya memohon kepada Kementerian Kesehatan untuk mengirim vaksin sesuai dengan kebutuhan Kabupaten saat ini, karena pihaknya sedang gencar dan akan melaksanakan vaksinasi Booster yang ketiga.
Fatoni menjelaskan, untuk vaksinasi Booster yang ketiga masih ada sekitar 10 ribu atau 2% dari jumlah penduduk Kabupaten sai bumi nengah nyappur itu.
“Terkait paparan Omicron di Tulangbawang, kasus positif dari Januari-Februari mencapai 261 orang, dan persediaan BOR kita dirumah sakit saat ini hanya 18% karna banyak yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) atau hanya gejala ringan atau bahkan tidak memiliki gejala,” terang Bati Fathoni.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap selalu menjaga Protokol Kesehatan (Prokes), penggunaan masker dan hindari untuk berkerumun diruang terbuka. (tri)






