PRINGSEWU – Asisten Bidang Ekobang Setda Pringsewu Masykur Hasan mewakili Pj. Bupati Pringsewu, membuka secara resmi pelatihan perkoperasian DAK Non Fisik Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UMK der(PK2UKM) tahun 2022, di Aula Balai Pertemuan Hotel Urban Pringsewu Selasa (7/6).
Masykur mengatakan, koperasi dipandang oleh pemerintah karena dinilai eksis ketika dihantam badai ekonomi, banyak ekonomi dari perusahaan-perusahaan besar yang tumbang, akan tetapi koperasi mampu bertahan, perputaran ekonomi tetap berjalan dan anggota tetap eksis, sehingga mampu menopang ekonomi masyarakat sampai pada level UMKM.“UMKM bisa bangkit karena bergabung dengan koperasi, yang secara rutin mendapatkan pembinaan-pembinaan. Modal tidak terlalu besar tapi perputarannya di masyarakat bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Lebihlanjut Masykur menjelaskan, dengan adanya keberadaan koperasi tetap dipertahankan, karena memang peran dan fungsinya dalam rangka menjaga ekonomi negara sangat penting sampai pembinaan kebawah. Dengan diadanya pelatihan ini diharapkan, kepada para peserta khususnya dapat menginflementasikan dalam pengelolaan managemen keuangan koperasi lebih baik lagi sehingga bisa memiliki nilai dan manfaat dalam kesejahtraan setiap anggota.”Dalam pelatihan ini para peserta tidak usah khawatir karena ada Nara sumber dari dinas dan Widya Iswara Balai Diklat Koperasi dan UKM Provinsi Lampung serta DPRD Pringsewu,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kadis Koperindag dan UMKM Pringsewu Malian Ayub mengatakan, dasar dilaksanakan kegiatan ini berdasarkan UU RI Nomer 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian dan UU RI Nomer 11 Tahun 2021 Tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah RI Nomer 07 Tahun 2021 Tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Kemudian berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Nomer 2 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik.”Tujuan dalam kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus dan anggota koperasi, memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang perkoperasian dan mendorong koperasi untuk tertib adminitrasi dan mematuhi ketentuan peraturan-peraturan yang berlaku,” katanya.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kadis PMD Pringsewu Ir. Iskandar Muda, Kadis Ketahan Pangan M. Khotim, Kadis Perikanan Pringsewu Debi Herdian, Kadis Pertanian Siti Litawati, Kepala Bappeda yang diwakili, Kadis DPM-PTSP Ikhsan Hendrawan serta 26 peserta koperasi se – kabupaten Pringsewu. (top)






