Pencarian Hari Ke 3 Belum Membuahkan Hasil, Area Pencarian Diperluas

KRUI – Pencarian 2 orang nelayan yang mengalami lost contact di Perairan Kuala Stabas Krui Kab. Pesisir Barat belum membuahkan hasil pada hari ke 3, Sabtu (28/1/2023).

Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian pada hari ke 3 mulai pukul 06.30 WIB. Sesuai Rencana Operasi, tim dibagi menjadi 3 SRU (SAR Rescue Unit) dengan memperluas area pencarian. SRU I menggunakan perahu jukung Basarnas melaksanakan pencarian dari lokasi kejadian menuju Labuhan Jukung dengan luas area pencarian 6 NM (Nautical Mile).

SRU II menggunakan perahu jukung milik nelayan setempat melaksanakan penyisiran dari lokasi kejadian menuju Bengkunat dengan luas area pencarian 5 NM. SRU III melakukan penyisiran via darat dari Labuhan Jukung menuju dermaga Kuala Stabas sepanjang 4 km.

Hingga pukul 17.00 WIB pencarian hari ke 3 dilaksanakan, belum muncul tanda tanda keberadaan korban. Hal ini dilaporkan langsung oleh Koordinator Pos SAR Tanggamus Hendra Wahyu kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah.

“Pencarian hari ini dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dikarenakan kondisi cuaca di lokasi kurang mendukung dan hasil sementara masih nihil. Pencarian akan dilaksanakan kembali esok hari Minggu pukul 06.00 WIB.” Ujar Hendra.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan lakukan pencarian atas 2 Orang Nelayan asal Pesisir Barat Lost Contact di Perairan Kuala Stabas Kab. Pesisir Barat pada Jumat, 27 Januari 2023.

Kejadian berawal pada hari Kamis (26/01/2023) sekira pukul 03.30 Wib nelayan a.n. Ujang Sasmita (40) alias KEK dan Holis (24) berangkat melaut mencari ikan melalui Dermaga Kuala Stabas Krui dengan menggunakan perahu katir Merek perahu Daya Sakti 02, warna perahu kuning, dengan mesin 15 PK.

Biasanya kedua nelayan tsb tiap hari kembali pulang sekitar pukul 15.00 WIB, namun hingga pukul 22.00 WIB mereka belum kembali. Kemudian penanggung jawab kapal menginformasikan kejadian tsb dan minta di lakukan pencarian ke Polair dan di teruskan ke Basarnas Lampung.

Menindaklanjuti info tersebut, Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengerahkan 1 tim Rescue Pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi dan bergabung dengan unsur SAR gabungan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. “Segera berangkat dan koordinasikan dengan unsur SAR gabungan yang ada di lokasi untuk pelaksanaan operasi SAR”, ujar Deden.

Tim tiba di lokasi kejadian pada Jumat (27/01) pukul 03.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan tim SAR Gabungan yang sudah berada di lokasi kejadian. Hasil koordinasi dengan unsur SAR Gabungan, pencarian akan dimulai pukul 07.00 WIB.

Tim SAR Gabungan membagi tim menjadi 2 tim. Tim 1 menggunakan Jukung ( Double Stabilizer) Basarnas melaksanakan pencarian dari Labuhan Jukung ke lokasi kejadian sejauh 15 Nm (Nautical Mile). Tim 2 melaksanakan penyisiran dari Dermaga Kuala Stabas via darat sepanjang 4 km.

Hingga Pukul 17.00 WIB Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda tanda keberadaan korban. Tim menghentikan pencarian sementara dikarenakan cuaca tidak mendukung dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (28/01) pukul 06.00 WIB.

“Pencarian hari ini masih belum membuahkan hasil, dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi.”, Tutup Deden.

Unsur SAR gabungan yang turut melaksanakan pencarian terdiri dari personil Pos SAR Tanggamus, Polair Polda Lampung, Polair Polres Pesisir Barat, Koramil Pesisir Tengah, Polsek Biha, nelayan setempat dan pihak keluarga. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *