Lampung Selatan — Di balik aroma pempek yang mengepul dari sebuah dapur sederhana di Kalianda, denyut ekonomi digital Lampung Selatan perlahan menemukan iramanya. Bukan hanya soal rasa, tapi juga soal sinyal. Sinyal yang kuat, stabil, dan aman—yang kini menjadi kunci baru bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan tumbuh di era daring.
Eka Yayuk Pratiwi, pemilik Pempek Belle Kalianda, merasakan betul perubahan itu. Sejak mengandalkan jaringan IM3 dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), aktivitas jualannya tak lagi dibatasi jarak. Lewat siaran langsung di media sosial, pesanan mengalir bukan hanya dari Lampung, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kalau sinyal lemah, live bisa terputus, pembeli kabur. Tapi sejak pakai IM3, lebih lancar, lebih tenang, dan hasilnya juga lebih terasa,” ujar Eka, tersenyum, Kamis (25/9/2025).
Pengalaman Eka bukan cerita tunggal. Hal itu mengemuka dalam kegiatan “Exclusive Media Day: Uji Coba Jaringan Kuat IM3 – Sinyal Kuat & Aman Hadir Kuatkan Lampung Selatan”, yang diikuti puluhan jurnalis Lampung. Para jurnalis diajak menyusuri titik-titik layanan, dari pusat usaha pulsa hingga ruang terbuka publik, untuk membuktikan langsung performa jaringan IM3.
Lampung Selatan sendiri bukan wilayah biasa. Daerah ini menyimpan potensi besar di sektor maritim, pertanian, dan UMKM—tiga sektor yang kini semakin bergantung pada konektivitas digital. Di sinilah IM3 menancapkan perannya.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menegaskan bahwa penguatan jaringan bukan semata urusan teknologi, melainkan investasi sosial dan ekonomi.
“Lampung Selatan memiliki potensi ekonomi yang terus bertumbuh. IM3 hadir dengan jaringan yang lebih kuat dan stabil sebagai fondasi konektivitas andal bagi masyarakat—mulai dari nelayan, petani, pelaku UMKM, hingga pelajar,” kata Agus.
Komitmen tersebut diperkuat oleh jajaran pimpinan regional IOH Sumatra, termasuk SVP Head of Region South Sumatra David Ferdinand, SVP Head of Marketing Sumatra M. Andre Reinaldy, serta VP Head of Technology Sumatra Irvan Kurniawan. Dalam perjalanan uji jaringan bersama awak media, IM3 melakukan pengujian langsung menggunakan speedtest Ookla untuk memastikan kualitas dan konsistensi koneksi.
Bagi pelaku UMKM, sinyal bukan lagi sekadar alat komunikasi. Ia telah menjadi infrastruktur utama ekonomi rakyat. Dari layar ponsel, transaksi terjadi. Dari koneksi stabil, kepercayaan pelanggan tumbuh.
Di Kalianda dan wilayah Lampung Selatan lainnya, IM3 tak hanya menghadirkan jaringan. Ia menghadirkan peluang—menghubungkan dapur-dapur kecil UMKM dengan pasar yang jauh lebih luas. Dan di sanalah, cerita tentang sinyal berubah menjadi cerita tentang masa depan. (*).






