Daerah  

Angin Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah, Sekolah dan Geraja di Tuba

KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan puluhan atap rumah pada tiga kampung di dua Kecamatan, Kabupaten Tulangbawang, Lampung mengalami kerusakan, sekira pukul 19.30 WIB, Minggu 11 Januari 2026.
Angin puting beliung yang terjadi pada waktu yang sama itu terjadi di Kampung Sido Mulyo, Kecamatan Penawar Tama, lalu Kampung Sungai Nibung dan Kampung Adi warna, Kecamatan Dente Teladas.
Kepala Kampung Sido Mulyo, Darmanto, mengatakan, sebanyak 132 rumah warga rusak akibat angin puting beliung yang terjadi Minggu petang.
“Hujan disertai angin kencang. Banyak atap rumah warga beterbangan tersapu angin yang sangat kencang,” terangnya.
Suparjo (52) warga Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas menyatakan, warga masyarakat sempat merasa cemas dan takut atas kejadian hujan lebat disertai angin kencang tersebut.
“Angin kencang tiba-tiba datang berputar di rumah, lalu saya segara membawa anak saya dari kamar untuk saya bawa keluar rumah karena atap asbes rumah saya berjatuhan dan sebagian terbang terbawa angin,” ungkap Suparjo.
Sementara itu Rifa’i, Kepala Dusun 12 Kampung Sungai Nibung, belum bisa memastikan jumlah rumah yang terdampak dan baru akan melakukan pendataan.
“Untuk rumah yang terdampak ada puluhan rumah yang tersebar di 4 RT, dan yang terparah yaitu rumah Mbah Warso dan Pak Sapar” ungkap Rifai.
Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang, mencatat, setidaknya terdapat 132 bangunan rumah dan gereja mengalami rusak ringan.
Sedangkan, untuk di Kecamatan Dente Teladas, sebanyak 15 rumah dan sekolah di Kampung Sungai Nibung dan 4 rumah di Kampung Adi Warna juga mengalami rusak ringan.
Kepala BPBD Kabupaten Tulangbawang, Kanedy, mengatakan, saat ini warga secara gotong-royong sedang memperbaiki kerusakan rumah dan mengevakuasi atau pembersihan pohon-pohon yang tumbang  secara mandiri.
“Kita mewakili pemerintah Kabupaten Tulangbawang sudah turun ke lokasi guna mendata dan membantu masyarakat bergotong-royong membersihkan pohon-pohon yang tumbang,” terang Kanedy, Senin, 12 Januari 2026.
Adapun tim yang turun ke lokasi bencana yakni, BPBD, Camat Penawar Tama, Plh. Kapolsek Penawar Tama, Babinsa Sido Mulyo, Kakam Sido Mulyo dan perangkatnya serta pihak PLN. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *