1.800 Atlet Ramaikan Gubernur Lampung Cup II

Pertandingan Taekwondo Dimulai Lebih Awal, Atlet Luar Provinsi Serbu Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG — Kejuaraan Taekwondo Gubernur Lampung Cup II resmi bergulir di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Jumat (15/5). Sebanyak sekitar 1.800 atlet dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut.

Membludaknya jumlah peserta membuat panitia memulai pertandingan lebih awal sebelum seremoni pembukaan resmi digelar. Sejak hari pertama, laga berlangsung di sejumlah area matras dengan sistem jadwal ketat dari pagi hingga malam hari.

Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Lampung, M. Ali Hanafiah, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar seluruh kategori pertandingan dapat terakomodasi dengan baik.

“Pertandingan kita mulai lebih awal agar seluruh kategori bisa terakomodasi dengan baik, mengingat jumlah peserta cukup besar,” ujar Ali dalam keterangan persnya.

Kejuaraan bertema Prestasi Bersatu di Bumi Ruwa Jurai itu tidak hanya diikuti atlet dari kabupaten/kota di Lampung, tetapi juga kontingen luar daerah seperti Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Menurut Ali, para peserta dari luar provinsi bahkan telah tiba di Lampung sejak dua hari lalu. Selain bertanding, mereka juga memanfaatkan momentum untuk berwisata di sejumlah destinasi pantai di Lampung.

“Yang dari Provinsi Sumsel, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, dan Jawa Timur sudah menginjakkan kaki di Bumi Ruwa Jurai sejak dua hari lalu. Mereka sekaligus berlibur di pantai-pantai yang memang Lampung terkenal indah,” katanya.

Pembukaan resmi kejuaraan dijadwalkan berlangsung pada hari kedua dan rencananya dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga disebut sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan. Pengprov TI Lampung menjadikan turnamen tersebut sebagai sarana evaluasi sekaligus penjaringan atlet potensial menuju level yang lebih tinggi.

“Melalui kejuaraan ini kita bisa melihat perkembangan atlet, sekaligus menjadi bahan evaluasi pembinaan di daerah,” tambah Ali.

Panitia berharap Gubernur Lampung Cup II dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga taekwondo di Provinsi Lampung.

“Ini juga merupakan komitmen Gubernur Lampung dalam membina atlet-atlet di Lampung,” tutupnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *