MESUJI- Harga mahal tak lantas menjadikan barang yang di beli berkwaliatas istimewa, buktinya Pemerintah Desa Jaya sakti ,Kecamatan Simpang Pematang,Kabupaten Mesuji, mengeluhkan Mesin pengaduk semen(molen) yang di beli melalui penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa(BUMDES) tahun anggaran 2017 senilai Rp 24 juta yang kini rusak dan tidak dapat digunakan lagi.Akhirnya mesin yang dibeli dengan nilai puluhan juta dan menjadi aset desa tersebut mangkrak.
Kepala Desa Jaya Sakti, Joko Nugroho mengatakan pihaknya telah berupaya menghubungi pihak penyedia barang untuk melakukan perbaikan,namun hingga saat ini pihak penyedia tidak bersedia melakukan perbaikan.
“Sudah kita hubungi pak Riki(penyedia barang-red) namun hingga saat ini belum ada jawaban, padahal awalnya pihak penyedia siap melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan terhadap mesin, “jekas Joko kepada wartawan melalui sambungan telepon selasa (31/3)
Diketahui sedikitnya 69 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Mesuji pada tahun 2017 menggarkan penyertaan modal Bumdes melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa(APBDes) dengan nilai mulai dari Rp 24 juta rupiah.(apr)
Views: 95






