Pemantauan terhadap warga yang pulang merantau atau pulang dari luar daerah itu dilakukan oleh tim gugus tugas relawan pencegahan penularan virus corona oleh tim yang terdiri dari Kepala Kampung dan aparatur, Ketua BPK dan anggota, RK, RT, LPMK, PKK, Bidan Desa, dan keder kesehatan serta melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa kampung setempat.
“Kita batasi akses orang-orang dari luar daerah masuk ke kampung Penawar Jaya, dan kita data masyarakat yang keluar masuk. Termasuk mendata warga kita yang pulang merantau dan pelajar yang pulang dari luar daerah yang terdampak covid-19,” kata Kepala Kampung Penawar Jaya Agus Prasetyo, Rabu (15/04/2020).
Selain membangun posko dan melakukan penyemprotan kendaraan yang masuk dan keluar, Pemerintah Kampung Penawar Jaya juga melakukan pencegahan covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum serta rumah-rumah warga kampung setempat.
Agung menjelaskan, kegiatan pencegahan covid-19 itu sesuai instruksi dari pemerintah pusat dan Pemkab melalui bupati Tulangbawang.
“Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan virus Corona ini. Kita juga lakukan penempelan baner dan Stiker pencegahan serta himbauan dari Kapolri,” imbuhnya.
Gugus tugas relawan mendata dan memantau 58 warga setempat yang usai melakukan kunjungan atau pulang merantau dari daerah yang terjangkit pandemi global itu sampai Rabu (15/04/2020).
“Kita data dan lakukan pemantauan terhadap 58 warga kami yang pulang merantau. Kita kasih pengertian agar 58 warga tersebut tidak keluar rumah atau mengisolasi diri selama 14 hari,” jelasnya.
Pihaknya akan terus menyampaikan kepada masyarakat agar menjaga jarak aman, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat dan bersih, tetap berada dirumah dan tidak berpergian jika tidak mendesak, larangan berkumpul dan berkerumun, tetap tenang dan tidak panik serta selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. (tri)






