
TULANGBAWANG – Bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang dari Pemkab setempat melalui Pemerintah Kampung disoal.
Sejumlah masyarakat yang rumahnya menjadi korban bencana angin puting beliung itu mengaku bingung dengan bantuan dari Pemkab Tulangbawang yang disalurkan melalui pemerintah kampung Tri Tunggal Jaya.
Pasalnya, banyak korban bencana angin puting beliung itu mengaku menerima bantuan namun tidak mengetahui jumlah dana bantuan yang semestinya diterima karena tidak diberikan kwitansi atau tanda bukti penerimaan.
Bahkan, sebagian korban angin puting beliung mengaku, hanya menerima bantuan sembako dan menerima bantuan material dari organisasi masyarakat atau pihak swasta dan tidak menerima bantuan uang dari Pemkab Tulangbawang.
Badarudin warga RT 01 RK 02, Kampung Tri Tunggal Jaya, yang rumahnya menjadi korban bencana angin puting beliung mengaku tidak menerima bantuan dana dari Pemkab Tulangbawang yang disalurkan melalui Pemerintah Kampung setempat.
“Ada 5 unit rumah berikut rumah kontrakan milik saya rusak diterjang angin puting beliung. Namun hingga saat ini saya tidak menerima bantuan uang dari Pemkab Tulangbawang melalui pemerintah Kampung Tri Tunggal Jaya,” terang Badarudin kepada wartawan, Sabtu (06/06/2020).
Ia mengaku hanya menerima bantuan sembako dan material Asbes dari ormas dan pihak swasta. “Hanya terima bantuan sembako. Kalau rumah kontrakan, ada satu yang terima yakni penghuni rumah kontrakan saya,” imbuhnya.
Beberapa warga juga mengaku, terdapat potongan admistrasi dalam bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung di Kampung Tri Tunggal Jaya.
“Ada potongan Rp.200 sampai Rp.500 yang dilakukan oleh ketua RT katanya untuk beli matrai. Namun banyak korban bencana yang menerima bantuan tidak diberikan kwitansi, jadi tidak mengetahui berapa jumlah bantuan yang sebenarnya,” ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan identitasnya.
Kepala Kampung Tri Tunggal Jaya Nuryanto, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui dengan adanya korban bencana angin puting beliung yang belum menerima bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung.
Saat ditanya mengenai data korban penerima bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung di Kampung Tri Tunggal Jaya, Nuryanto mengaku juga tidak mengetahui.
“Saya tidak tahu, silahkan tanyakan ke RT saya. Kalau mengenai data jumlah berapa korban bencana puting beliung yang dapat bantuan silahkan tanyakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang,” katanya.
Pemerintah Kampung setempat juga tidak memasang data korban bencana angin puting beliung itu pada papan informasi di balai kampung setempat.
Kepala BPBD Kabupaten Tulangbawang Kenedy, saat dikonfirmasi mengatakan, BPBD hanya melakukan penganggaran berdasarkan usulan dari masing-masing kampung terdampak bencana angin puting beliung melalui Kecamatan.
“Usulan itu kan dari kampung, begitu juga pihak kampung yang membagikan bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung itu kepada korban pada masing-masing kampung. Jadi tidak mungkin kalau kampung tidak mengetahui datanya,” jelasnya.
Berdasarkan sumber dan data yang diperoleh editor, korban yang terdata dan mendapatkan bantuan dana kemanusiaan korban bencana angin puting beliung di Kampung Tri Tunggal Jaya berjumlah 166. Dengan rincian 42 rusak berat, 3 rusak sedang, dan 121 rusak ringan.
Untuk korban dengan rusak berat mendapatkan bantuan Rp.10 juta, sedang Rp.5 juta, dan untuk korban rusak ringan Rp.2,5 juta. (tri)






