Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) akan dimulai terhitung pada tanggal 24 Agustus 2020 besok.
Pemerintah Kabupaten setempat telah mengeluarkan surat rekomendasi atau izin pelaksanaan KBM tatap muka dengan Nomor: 900/593/IV.02/2020 tertanggal 19 Agustus 2020 kemarin.
KBM tatap muka disepakati dengan catatan masing-masing sekolah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan apa yang sudah dianjurkan pemerintah.
Sekretaris tim gugus tugas Lambar yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Maidar mengatakan, guna memastikan hal tersebut, KBM tatap muka akan dipantau langsung oleh tim Gugus Tugas Penanganan Coronavirus Deases 2019 (Covid-19).
“Akan kita pantau langsung berjalannya KBM tatap muka ini, sehingga protokol kesehatan yang dianjurkan untuk sekolah-sekolah dapat dilaksanakan dengan sebagaimana mestinya,” ujar Maidar, Minggu (23/8/2020).
Bahkan lanjut dia, Bupati Lampung Barat akan meninjau sekolah-sekolah untuk memastikan semua melaksanakan SOP tersebut.
“Bahkan pak Bupati rencananya juga akan meninjau sekolah-sekolah untuk memastikan semua sekolah melaksanakan SOP itu,” kata Maidar.
Dilain pihak, Kepala Sekolah SMPN 1 Sekuting Terpadu, Nuryadin mengaku, pihaknya sudah siap menjalankan KBM tatap muka, karena semua ruang guru maupun kelas sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan fasilitas lain seperti masker, tempat mencuci tangan dan alat cek suhu tubuh juga sudah tersedia.
“Kita sudah mempersiapkan ini sejak satu minggu yang lalu. Bahkan orang tua wali murid sudah menanda-tangani di atas materai 6.000 yang menyatakan menginginkan KBM tatap muka dan melaporkan jika anaknya pernah bepergian keluar daerah termasuk mendukung dan mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya Nuryadin.
KBM tatap muka akan dilaksanakan besok tanggal 24 Agustus dan dilaksanakan tidak lebih dari 2,5 jam sehari.
“Keinginan kita pelaksanaan KBM tatap muka pada tanggal 24 Agustus ini. Untuk SMP maksimal 2,5 jam seharinya, sedangkan SD maksimal 2 jam. Itu tanpa istirahat, masuk langsung pelaksanaan KBM tatap muka setelah itu langsung pulang,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Lambar, Wasis Apriadi saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (18/8/2020).
Pelaksanaan KBM tatap muka ini, tutur Wasis, dilaksanakan selama satu minggu penuh dengan pengaturan jam belajar tergantung pada jadwal yang dibuat oleh pihak sekolah, dengan mempertimbangkan jumlah siswa yang ada.
“SMP itu maksimal jam belajarnya 2,5 jam sehari dan SD maksimal 2 jam, itu tanpa istirahat, masuk langsung pelaksanaan KBM setelah itu langsung pulang. KBM tatap muka dilaksanakan setiap hari selama satu minggu, itu KBM tatap muka tergantung bagaimana sekolah membuat jadwalnya yang disesuaikan pada jumlah siswa,” tutur Wasis menjelaskan. (Ade Irawan)






