Daerah  

Pemekaran Mesuji bukan oleh Orang pintar, tapi orang Mau. 

 

Mesuji – Pemekaran Kabupaten Mesujj 12 tahun silam, dipastikan bukan dilakukan oleh orang-orang yang berlatar pendidikan tinggi, namun dilakukan oleh orang-orang yang ingin kabupaten Mesuji yang saat itu Masuk wilayah otonom Kabupaten Tulang Bawang Maju dan berkembang seperti daerah lain.

Hal ini diungkapkan sekertaris Panitia persiapan Pemekaran Kabupaten Mesuji(P3 KM) Agus Salim Harahap, saat menjadi narasumber dalam diskusi yang di motori geria Baca half galeri disalah satu Cafee dibilangan desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya.

“tidak ada yang berlatar belakang pendidikan tinggi yang ada di P3KM,dan tidak juga dari kalangan bermodal  tapi hanya modal dan semangat keiginan untuk memajukan mesuji,”terang Agus.

Hanya lanjut Agus, upaya Panitia pemekaran Kabupaten Mesuji mendapat dukungan dari Bupati Tulang Bawang Abdul Rahman Sarbini yang mengawal proses pemekaran,  bahkan meng-anggarkan lebih Rp 600 juta untuk biaya pemekaran.

Bahkan timpal Iwan Jonatan yang juga pelaku sejarah pemekaran Kabupaten Mesuji, untuk panitia beberapa kali mengunakan jasa ojek untuk memperlancar transportasi, “pernah satu ketika kami nyasar di jakarata karena mencari kantor DPR RI kami bayar ojek untuk menujukan kantor, “kenang Iwan.

Untuk itu sambung Kapten(purn) Sariaman,  dengan Usia 12 tahun Kabupaten Mesuji pihaknya berharap pemerintah Kabupaten Mesuji membuka Kran Komunikasi yang baik dengan semua pihak, “jagan berprasangka yang tidak-tidak, atau mengkotakan masyarakat,yakinkan hati niat kita sama untuk membangun Kabupaten Mesuji untuk sejajar dengan Kabupaten Lain di Profvinsi Lampung.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten TIga Kabupaten Mesuji Nawawi Matni mewakili Bupati Mesuji,  beberapa perwakilan Pelaku sejarah pemekaran Kabupaten Mesuji, serta tokoh masyarakat dan pemuda kabupaten mesuji. (a3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *