Mesuji –Konflik agraria di kabupaten Mesuji seperti tak kujung usai, kali ini konflik agraria melibatkan dua desa di Kecamatan Rawa Jitu Utara,Kabupaten Mesuji yakni Desa Way Puji dan desa Sungai Sidang. Akibatnya Dua warga dari kedua desa dikabarkan satu warga meninggal dunia dan satu lainya mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di salah satu Rumah sakit.
Terkait kejadian ini kepada Wartawan Kapolres Mesuji AKBP. Alim,membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Kapolres,kejadian diduga dipicu permasalahan lahan di wilayah Rawajitu Utara hingga menyebabkan aksi penganiayaan pengeroyokan.
“Ya Betul ada Kejadian di Kecamatan Rawa jitu Utara,pasca kejadian saat ini situasi sudah kembali kondusif,dan anggota tetap kita siagakan,”terang Kapolres kepada wartawan.
Selain itu Kapolres mesuji ini juga berharap agar kedua belah pihak saling menahan diri dan menyerahkan penangananya kepada pihak kepolisian,“masalah ini telah di tangani oleh pihak Kepolisian serahkan kepada kami dan kami berharap agar masyarakat tetap tenang,” ungkapnya
Diketahui,Aksi keributan antar warga terjadi di Kecamatan Rawajitu Utara (RJU) Kabupaten Mesuji, Selasa( 29/12) sekitar pukul 14.30 Wib.
Dari penelusuran wartawan yang berhasil dikumpulkan, kejadian tersebut terjadi antara Desa Sungai Sidang dan Way Puji Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji.
Kronologis kejadian, warga Desa Sungai Sidang menduduki lahan wilayah di Desa Way Puji,pada pagi selasa(28/12),selanjutnya,beberapa warga Desa Way Puji memberitahukan kepada warga Desa Sungai Sidang bahwa lahan tersebut masuk wilayahnya (Desa Way Puji).
Lantaran tidak terima, salah satu warga Desa Sungai Sidang berinisial NF mengejar warga berinisial YT dengan mengendarai sepeda motor.
Lantas, NF melakukan penyerangan terhadap YT, yang mengakibatkan luka bagian kepala, mengetahui ada yang terluka, warga Desa Way Puji melakukan pembalasan dengan aksi pengeroyokan terhadap NF warga Desa Sungai Sidang hingga mengalami luka cukup parah, dan sempat mendapatkan perawatan dipuskemas terdekat,namun karena luka yang di alami cukup serius NF menghembuskan nafas terahirnya saat diperjalanan menuju rumah sakit rujukan. (a3)






