Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Beberapa kasus baru positif Coronavirus Deases 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bermunculan. Hari ini Minggu (24/1) terjadi penambahan sebanyak 21 orang yang tersebar di tujuh Kecamatan, 6 diantaranya kasus baru.
“Penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 21 orang tersebut yaitu di Kecamatan Balikbukit kasus baru sebanyak lima orang, Sukau hasil tracing lima dan baru empat orang, Belalau hasil tracing tiga orang, Sumberjaya hasil tracing satu orang, Bandar Negeri Suoh (BNS) kasus baru satu orang, Waytenong hasil tracing satu orang, Lumbok Seminung hasil tracing/baru satu orang,” ungkap Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Bidang Komunikasi Publik, Dinas Kesehatan Lambar, Erna Yanti, Minggu (24/1).
Lebih lanjut Erna menjelaskan, dengan adanya penambahan kasus sebanyak 21 ditambah 32 kasus sebelumnya, maka total positif yang masih isolasi sebanyak 53 orang.
“Kini total kasus positif Covid-19 di Lampung Barat sebanyak 195 orang. 10 diantaranya meninggal dunia. Saat ini yang selesai isolasi sebanyak 24 orang,” jelasnya.
Erna menuturkan, tersebarnya virus Corona ini tidak dapat ditebak kapan dan dimana, karena beberapa merupakan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga untuk mencegah penularan, penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan masyarakat.
“Masyarakat harus sadar itu, kita tidak tau kepastian kapan dan dimana virus itu berada, jadi jika masyarakat menganggap remeh, dan tidak menjalankan protokol kesehatan yang seharusnya, maka penyebaran tidak dapat dicegah,” tutur Erna.
Kemudian, pihaknya berharap semua pihak fokus untuk mencegah penyebaran virus Corona ini. Sinkronisasi antar aparat dalam melaporkan informasi warganya yang pernah bepergian keluar daerah, ataupun warga yang mengalami gejala Covid-19 sangat penting.
“Karena ini harus dimulai dengan pengawasan yang ketat. Pemanfaatan aparat pekon, Babinsa dan Babinkamtibmas untuk bekerjasama dalam mendata siapa saja yang pernah kontak dengan pasien sangat diperlukan dan penting,” ujarnya.
“Kami berharap, warga Lambar juga mau bekerjasama untuk melindungi diri dan keluarga sendiri. Selain itu peduli dengan tetangga, dengan memperhatikan kondisi dan sejarah perjalanan yang pernah dilakukan,” tukas dia. (Ade)






