Daerah  

Belum genap dua Bulan selesai,Proyek jalan Blambangan Umpu – Srirejeki sudah mulai rusak

Way Kanan-Proyek Peningkatan Jalan Poros Provinsi ruas Blambangan Umpu – Srirejeki, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan Tahun anggaran 2020 dinilai asal jadi. Pasalnya, saat awak media melintas di lokasi proyek, Sabtu (30/01/2021), aspal jalan tersebut sudah terkelupas dan berlubang di banyak tempat, padahal baru selesai dikerjakan sekitar 2 bulan yg lalu.

Menurut data yg didapat, proyek peningkatan jalan yang tendernya dimenangkan oleh CV. Jagatdhita Raya melalui LPSE dengan satuan kerja Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Prov. Lampung, proyek yg pagunya Rp 1,9 miliar tersebut sumber dana APBD provinsi.

Buruknya kualitas pelaksanaan proyek tersebut, ada kemungkinan tak lepas dari lemahnya pengawasan pihak dinas dan konsultan pengawas proyek. Mengingat proyek ini milik Pemerintahan Lampung di bawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Sementara itu menurut ketentuan yg berlaku proyek peningkatan Jalan Poros Provinsi ruas Blambangan Umpu – Srirejeki tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, sehingga titik yang rusak itu harusnya segera diperbaiki.

Warga pengguna jalan yang ditemui mengatakan berterimakasih kepada pemerintah atas peningkatan jalan poros provinsi tersebut, namun di balik itu terungkap pula kekecewaan masyarakat karena pekerjaannya terkesan asal-asalan, hal ini disebabkan hanya dalam hitungan sebulan lebih, jalan tersebut sudah rusak dengan kondisi aspal terkelupas dan berlubang di sana-sini.

Masyarakat sangat berharap agar pemerintah terkait bersikap tegas kepada pihak kontraktor, dan meminta supaya segera memperbaiki ruas jalan yg rusak tersebut sebelum memakan korban.(Fikri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *