Daerah  

Produk UMKM Mesuji mejeng di Rest area 234 Tol Terpeka

Mesuji-Berangkat dari statemen Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mesuji di salah satu media masa yang mengatakan produk Usaha Menengah Kecil dan Mikro(UMKM) Kabupaten Mesuji tidak layak di pasarkan di rest area Tol,ahirnya Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah(PDPM) Kabupaten Mesuji bergerak cepat,dengan melakukan pengechekan kelapangan terhadap produk UMKM yang ada di Kabupaten Mesuji.

Hasilnya,beberapa Produk UMKM yang ada di kabupaten Mesuji bukan hanya layak untuk di pasarkan di Rest Area jalan milik BUMN tersebut,pasalnya beberapa produk olahan rumahan selain telah mengantongi izin juga telah di pasarkan ke luar daerah.

“kalau alasanya tidak layak karena kami tidak memiliki izin ya pasti salah, karena selain izin dari dinas terkait usaha saya bahkan telah mengantongi izin halal dari Majelis Ulama Indonesia(MUI),”terang Wiwik(45) pemilik usahan Jamur krispi desa pancawarna Kecamatan Wayserdang kamis (18/08).

Bahkan lanjut wiwik,Produknya sudah di pasarkan ke luar daerah via online,”kalau pemasaran luar daerah sudah sering kami kirim ke luar daerah seperti Bangka,Jakarta dan Surabaya,hanya saja mungkin karena pandemi pesanan agak menurun”tambahnya.

Ditanya keinginanya memasarkan dagangan di Resta Area Tol terpeka? wiwik mengaku hanya ingin mempromosikan produk UMKM mesuji agar di kenal luas,”saat ini barang yang di jual di outlet rest area mayoritas di pasok dari luar daerah,dan sebenarnya produk UMKM mesuji bukanya hanya produk milik saya tapi produk lainya juga tidak kalah baiknya sama produk yang di pasarkan saat ini,hanya saja akses untuk dapat kami berjualan saat ini tertutup,”tandasnya.

Mendapat hasil kelayakan Produk UMKM kabupaten Mesuji Ketua PDPM Kabupaten Mesuji langsung melakukan komunikasi Dengan beberapa pedangang yang berjualan di rest area 234, dengan di fasilitasi kepala Desa Gendung Srimulyo Ahmad Jamili.

“dari hasil komunikasi dengan pedangan rest area 234 hasilnya luar biasa sambutan pedangan dan siap menerima produk UMKM mesuji untuk di pasarkan,”tegas Ketua PDPM mesuji Fajarullah.

Ketua PDPM Mesuji, Fajarullah, mengatakan, hal ini dilakukan  sebagai upaya ikut mendukung eksistensi UMKM Mesuji yang akhir-akhir ini terlihat lesu.

“Kami menyebutnya Gerakan Ayo Membeli Produk UMKM,” kata Fajar.

Adapun bentuk kegiatan ini, masih manurut Fajar ini, adalah dengan mengkongsinasikan produk UMKM tersebut ke beberapa outlet di Rest Area 234.

“Nanti hasil penjualannya akan kita putar kembali untuk membeli  produk UMKM yang lain  dan begitu seterusnya,” kata Fajar.

Dengan pola ini,  Fajar berharap tidak ada pihak yang dirugikan sebab produk UMKM itu sudah dilunasi oleh PDPM sebelum diserahkan ke outlet.

“Dan pemilik outlet sudah menyediakan tempat bagi produk-produk UMKM yang kita tawarkan,” tambah Fajar.

Meski upaya ini hanya gerakan kecil menurut Fajar, dia berharap dapat meringankan beban para pelaku UMKM khususnya di masa pandemi.

“Setidaknya mereka pengiat UMKM Mesuji  tidak merasa sendiri, dimasa pendemi untuk tetap berusaha mengerakan nadi ekonomi,”ucapnya.

Ditanya produk UMKM yang telah dipasarkan di outlet rest area 234?Fajar menyebut ada beberapa produk selain jamur krispi anatara lain krupuk ikan dan kemplang khas Mesuji, dan beberapa produk umkm lainya,”kemungkinan bertambah,tapi nanti kita lihat dulu perkembanganya,”tutupnya.(apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *