PRINGSEWU – Lagi – lagi soal infrastruktur jalan menjadi faktor utama yang sangat dirasakan oleh masyarakat tapi sayang, hal itu seakan menjadi momok bagi masyarakat karena melihat kondisi jalan yang berlubang layaknya kubangan kerbau. Padahal, Infrastruktur jalan merupakan sarana transportasi yang sangat vital guna menunjang dalam pemulihan kegiatan perekonomian masyarakat.
Namun sayang, janji-janji para pemimpin negri ini yang konon menjadikan pembangunan infrastruktur yang merata khususnya jalan sebagai prioritas pembangunan, ternyata hanya omong kosong belaka. Dan mirisnya lagi, ketika proyek-proyek besar seperti jalan tol, pembangunan jembatan dan bendungan terus digaungkan, namun faktanya kondisi jalan-jalan di daerah-daerah pinggiran justru dibiarkan hancur nyaris tak nampak lagi seperti jalan pada umumnya.
Berdasarkan pantauan media ini di sebuah media sosial Jumat (12/11) menemukan, Seorang teman laki-laki yang enggan disebutkan namanya menyuarakan, keluhannya melalui media sosial terkait buruknya kondisi jalan yang menjadi akses utama keluar-masuk daerah tempat tinggalnya tersebut. Dan itu tidak hanya keluhan melalui ungkapan kata-kata saja, teman juga meng-upload foto-foto buruknya infrastruktur jalan yang ada di Pringsewu dan itu hampir merata tersebar di sembilan kecamatan se – Pringsewu. Dan ini menambah buramnya potret pembangunan dari segi infrastruktur jalan di Bumi Jejama Secancanan ini.
Masih kata teman sosmed laki-laki tersebut, menurutnya, hal yang penting dilakukan dalam mendorong dan mendongkrak kinerja perekonomian salah satunya adalah mempercepat pembangunan sarana infrastruktur. Karena, Infrastruktur adalah investasi jangka panjang, bukan jangka pendek. Infrastruktur sangat penting dan utama jadi janganlah dianggap remeh.”Kita berharap para pemimpin di daerah ini bisa lebih peka dengan jeritan-jeritan rakyatnya. Kita tidak ingin wajah buram infrastruktur di daerah ini ibarat sebuah penyakit kronis yang susah disembuhkan dan selalu menghadirkan penderitaan yang tiada akhir, ” katanya.
Yang tak kalah miris lagi, Kadis PU&PR Pringsewu Imam SR untuk dimintai tanggapan ya dengan hal tersebut enggan menjawab. Pasalnya saat dihubungi melalui telpon cellulernya tidak menjawab padahal posisi handphone nya dalam keadaan aktif. (top)






