MESUJI – Siapa tidak kenal dengan sungai Kabung, sungai legendaris yang menjadi tonggak awal sejarah lahirnya dusun wiralaga di Kabupaten Mesuji.
Saat ini sungai kabung yang ada Desa Wiralaga telah disulap oleh pemerintah Desa Wiralaga,Kecamatan Mesuji menjadi salah satu objek wisata susur air yang di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa(BUM-des)desa setempat.
“Ya, tempat wisata yang dibangun melalui anggaran Dana Desa(DD) tahun 2021 lalu ini memang berhasil memikat masyarakat untuk berkunjung. Tak hanya warga lokal, pengunjung juga berasal dari kecamatan lain. Selain itu, lokasi destinasi wisata yang terletak di pinggiran sungai Kabung ini juga sering di gunakan ibu-ibu PKK mulai tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten untuk menggelar kegiatan maupun sekedar refreshing,”Kata Camat Mesuji Taufik Widodo yang ditemui wartawan di lokasi, Rabu(30/03).
Masih dikatakan Camat, Mesuji, kedepan, pemerintah desa Wiralaga 1 bakal menambah sejumlah fasilitas di destinasi wisata Susur Sungai Kaboeng ini, agar para pengunjung makin nyaman dan senang berwisata di pinggiran sungai Mesuji ini.
“Memang masih banyak kekurangan dan itu akan terus dibenahi dan dilengkapi, walaupun begitu, antusias masyarakat berkunjung di wisata Susur Sungai Kaboeng Mesuji ini sangat banyak terlebih saat hari libur. Nantinya, selain disuguhkan dengan keindahan alam yang sangat asri, pengunjung juga dapat bermain perahu karet, mandi dan lain sebagainya,”imbuhnya.
Agung Setiawan, salah satu pengunjung yang berasal dari kecamatan Tanjung Raya mengaku puas dan takjub saat melihat keindahan alam disana, rasa lelah setelah menempuh perjalanan puluhan kilometer yang memakan waktu satu setengah jam seolah terbayar lunas, dengan keindahan tempat wisata Susur Sungai Kaboeng ini.
“Kami merasa puas dengan keindahan alam dan sungai di wisata perairan Mesuji ini. Meski akses jalan yang hancur dan rusak parah menuju lokasi wisata ini, tapi rasa lelahnya terbayar dengan keindahan alamnya yang sangat asri dan terjaga, Air sungainya jernih bahkan masih ada beberapa satwa liar seperti monyet, burung-burung kicau dan buaya juga disini,”tandasnya.(Apr)






