Editoronline.co.id, Lampung Barat
Suasana sidang paripurna DPRD Lambar, selasa (21/06), seketika berubah tegang. Hal itu bermula ketika ketua fraksi golkar Ismun Zani, tengah membacakan pandangan umum fraksi golkar atas nota pengantar laporan pertanggungjawaban (lpj) APBD Kabupaten Lambar tahun anggaran 2021.
Saat tengah membacakan pandangan, tiba-tiba Bang Ismun (sapaan akrabnya) meminta izin kepada Bupati Lambar. “Mohon ijin pak bupati. camat way tenong ada enggak ya? saya ingatkan pak camat, kalau menilai bawahan itu kinerja. jadi, pemilu masih lama pak camat jangan ganggu fraksi partai golkar, dengan kebijakan pak camat terhadap asn dibawah pak camat. Ini saya ingatkan, pemilu masih lama jangan ganggu fraksi partai golkar. Ini pesan saya sampaikan di persidangan ini secara resmi. kalau pak camat masih ganggu, ingat fraksi partai golkar masih utuh 5 di dprd ini,” ucap Ismun.
Camat Way Tenong Bambang Hermanto yang juga ada diruang sidang hanya terdiam, sementara peserta rapat dan undangan juga terheran-heran, ada apa dengan Partai Golkar dan Camat Way Tenong..?
Usai rapat, wartawan mencoba mencari jawaban dari kejadian tersebut dengan menghubungi ketua fraksi golkar Ismun Zani. Namun saat ditanya akar persoalan, Ismun menolak untuk berkomentar. “Kalau mau ditulis yang diruang sidang tadi aja,” ujarnya singkat.
Dilain pihak, Camat Way Tenong Bambang Hermanto saat ditanya via handphone mengatakan ada kesalahpahaman saja.
“Ai itu salah paham aja, kan ada isu roling-roling ini. Mungkin ada yang mau diroling enggak ngerti saya, saya bilang bukan urusan saya. Saya sudah ketemu Ismun tadi udah ngobrol. Mungkin ada yang sengaja gosok-gosok,” tutupnya. (Ton)






