PRINGSEWU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi kewartawanan terbesar dan tertua di Indonesia, merasa perlu menyosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ditingkat pelajar. Demikian yang dilakukan oleh PWI Pringsewu menggelar sosialisasi dan pengenalan dasar-dasar ilmu jurnalistik di SMA Negeri 1 Pringsewu, Kamis (21/7).
Ketua PWI Pringsewu Agus Tri Wahyudi dalam arahannya mengatakan, tujuan pelatihan adalah memberikan pemahaman jurnalistik kepada siswa-siswi tentang bagaimana tata cara penulisan sebuah berita yang baik dan benar. Sehingga dapat mengedukasi masyarakat khususnya para pelajar tingkat sekolah menengah atas tentang dunia jurnalistik yang baik, serta mengenalkan pentingnya UU Nomor 40 Tahun 1999 sebagai pedoman bagi wartawan dalam menjalankan tugas jumalistiknya.”Melalui pelatihan dan pengenalan dasar-dasar jurnalistik ini, diharapkan PWI dapat menarik minat dan melahirkan jurnalistik yang handal, dimulai dari edukasi di tingkat sekolah,” katanya.
Dengan pelatihan ini imbuh Agus, akan banyak masyarakat yang mengetahui tentang dunia jurnalistik sebagai kontrol sosial dan sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia.”Kita berharap setelah acara ini, anak-anak mampu memahami dan mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga kedepan kegiatan jurnalistik ini dapat bermanfaat dengan baik,” ujarnya.
Sementara Waka Humas SMA Negeri 1 Pringsewu, Fauzi Irwan Junjungan mewakili Kepsek SMAN 1 Pringsewu Aris Wiranto mengatakan, dalam kegiatan ini diikuti oleh 360 siswa – siswi baru yang sedang dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2022 – 2023. Dan melalui kegiatan tersebut para siswa dan siswi dapat mengembangkan kemampuan menulisnya, khususnya di bidang karya jurnalistik.”Dengan pelatihan jurnalistik diharapkan dapat memberikan bekal siswa -siswi dalam menulis yang nanti bisa dikembangkan menjadi sebuah karya tulisnya yang mempunyai nilai jual dipasaran menjadi sebuah kisah dan cerita,” katanya.
Hadir pemateri pelatihan jurnalistik dan pengurus PWI Pringsewu diantaranya, Agus Suwignyo dari Radar Lampung dan Tutor Manalu Kupas Tuntas. Adapun materi yang disampaikan berkaitan dengan dasar-dasar jurnalistik, tupoksi wartawan, kode etik jurnalistik (KEJ), dan sejarah singkat tentang pers. (top)






