Daerah  

BINDA LAMPUNG KEMBALI SISIR PEKON AJAK WARGA DIVAKSIN

PRINGSEWU – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Lampung bersama dengan Nakes, kembali menyisir dan jemput bola ke pelosok Pekon di Pringsewu untuk mengajak warga menjalani vaksin COVID-19 yang belum melakukan vaksin.

Dan penyisiran kali ini dilakukan di dua Pekon berbeda diantaranya, Pekon Pandansari dan Pandansurat Kecamatan Sukoharjo kabupaten Pringsewu. Setelah mendengar informasi dari pemerintah desa, bahwa ada vaksin gratis keliling ke desa-desa, masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi, karena mereka sadar bahwa dengan vaksinasi dapat meningkatkan herd immunity agar terhindar dari Covid-19.

Demikian dikatakan oleh Ketua Binda Lampung Harseno S.IK., M.M saat menghadiri kegiatan tersebut di Balai Pekon setempat Sabtu (13/8). Menurutnya, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan guna menyasar semua kategori usia masyarakat, meliputi remaja, dewasa dan lansia yang belum melakukan vaksinasi. Baik itu Dosis 1, Dosis 2, dan Booster. Mengingat, saat ini telah muncul varian baru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Binda Lampung berupaya mencegah penyebaran varian baru Covid-19 tersebut.“Program ini sesuai perintah dari Presiden Joko Widodo, melalui Kepala BIN Bapak Jenderal Pol. (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H. M.Si memerintahkan seluruh Binda seluruh Indonesia untuk terus gencar melakukan vaksinasi dengan target 40 juta dosis di seluruh Indonesia, termasuk Binda Lampung dengan target 1.440.000 dosis hingga akhir tahun 2022,” katanya.

Seno menjelaskan, meski saat ini sudah muncul varian baru dari Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia, dan di Provinsi Lampung masih belum ditemukan tapi, para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya. Dan khusus Binda Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya maka gencar melakukan jemput untuk warga belum vaksin.”Meski Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai, tetapi vaksinasi terus kita galakkan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Dan untuk Provinsi Lampung sendiri, imbuh Seno, sudah mencapai target sesuai arahan dari presiden. Adapun vaksin kedua mencapai 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen. Maka diri itu kita kejar capaian vaksinasi ketiga sehingga proses transisi pandemi ke endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua.“Dengan harapan masyarakat di Provinsi Lampung khususnya Pringsewu, menyadari bahwa vaksinasi hingga dosis ketiga ini sangatlah penting, mengingat sebagai penguatan kekebalan imunitas masyarakat serta tetap menerapkan protokol kesehatan setidaknya dengan memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun,” pungkasnya. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *