Daerah  

Bantuan Program UPPO di Kampung Ringin Sari Tahun 2021 Tidak Maksimal

EDITOROINE.ID, TULANGBAWANG – Bantuan Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) pada Kelompok Tani (Poktan) Sido Mulyo, Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, yang disalurkan melalui aspirasi DPR RI dari PDIP Sudin pada tahun 2021 lalu kini tidak berjalan dengan baik.
Selain program UPPO yang tidak dapat berjalan maksimal, sapi bantuan yang tadinya dibeli sebanyak 8 ekor kini tinggal 5 ekor saja.
Menurut salah satu anggota Kelompok Tani Sidomulyo, Kampung Ringin Sari, Asrofi, satu sapi meninggal karena terjangkit penyakit Jembrana dan yang dua sakit lalu disembeli dan dijual.
Asrofi menjelaskan, bahwa sapi yang disembelih dagingnya dibagi-bagi, dan ada juga dagingya yang dijual oleh pengurus Poktan. Daging sapi itu dijual kepada masyarakat setempat.
Asrofi menerangkan, bantuan UPPO itu merupakan program pemerintah yang disalurkan melalui dana aspirasi anggota DPR RI.
“Bantuanya dalam bentuk uang senilai Rp 200 juta. Ditransfer langsung ke rekening kelompok untuk dibelikan sapi sebanyak 8 ekor, kendaraan bentor, mesin pencacah rumput, mesin pengelolaan pupuk, dan pembuatan kandang,” bebernya.
Asrofi juga mengatakan, dari 27 anggota kelompok, tidak semua anggota mengetahui bahwa bantuan sapi ada yang disembelih, dan dijual.
Bantuan Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kesuburan lahan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang difasilitasi dengan Pembangunan Unit Pengolah Pupuk Organik, yang terdiri dari bangunan rumah kompos, bangunan bak fermentasi, alat pengolah pupuk organik (APPO), kendaraan roda 3, bangunan kandang ternak komunal dan ternak sapi.
Namun sangat disayangkan, bantuan itu tidk dapat berjalan maksimal pada penerima bantuan yakni kelompok tani Sido Mulyo Kampung Ringin Sari.
Hingga berita ini diterbitkan, sayangnya Ketua Kelompok dan pengurus Kelompok Tani Sidomulyo belum bisa ditemui untuk memberikan keterangan kepada awak media. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *