Daerah  

Lapor Pak Dewan:walau mahal BBM sulit di dapat.

Mesuji-Meski pemerintah telah menaikan harga Bahan Bakar Minyak,tapi tidak serta merta menjamin warga mudah mendapatkan BMM, untuk pemenuhan kebutuhan akan BBM.

Seperti yang di ungkapkan Senen(43) warga kecamatan Mesuji Timur  kepada anggota DPRD Mesuji saat melakukan reses,Akibatnya menurut pria yang berprofesi sebagai petani ini saat ini warga kesulitan melakukan aktifitas pekerjaannya lantaran alat-alat persawahan yang menggunakan BBM Solar seperti, Dompeng dan Tracktor tidak dapat beroperasi hingga alat panen padi(comebatt).

“sudah lebih dari sepuluh hari ini kesulitan mendapatkan BBM jenis solar untuk mengoperasikan alat mesin pertanian, bahkan di SPBU hingga kios-kios eceran selalu kehabisan dan sulit mendapatkan, walau harganya mahal,”terang senen.

Padahal, permintaan untuk pembajakan sawah saat ini cukup tinggi mengingat saat ini sedang memasuki musim panen dan juga tanam. Namun, bahan bakar jenis solar ini selain harganya sudah naik juga sulit didapatkan. Hal ini dapat mengakibatkan gagal panen maupun tanam, dan jika gagal panen maupun tanam benar-benar terjadi para pasokan padi dan beras di kabupaten Mesuji akan menurun dan para petani otomatis dirugikan.

“Mata pencarian kami cuma dari bertani itu pak, kalau tidak bekerja begini bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” sambungnya.

Mendengar hal tersebut, Legislator PAN Mardinata saat menggelar Reses masa sidang 1 tahun 2022, akan segera berkordinasi dengan fihak-fihak terkait seperti SPBU maupun Pertamina guna meminta penjelasan terkait aspirasi yang disampaikan warga.

“Persoalan ini sebenarnya bukan terjadi di kabupaten Mesuji aja melainkan sudah jadi masalah Nasional. Tapi saya bersama teman-teman ini akan berupaya mengkoordinasikan dengan fihak-fihak terkait, termasuk DPRD Provinsi Lampung maupun pusat agar hal ini segera ada penyelesaiannya,” tegasnya.(apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *