Metro – Pemerintah Kota Metro dalam hal ini Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melaunching program Satu Kantor Satu Pojok UMKM di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Metro, Senin (21/11/2022).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan , program Metro Bangga Beli (MB2) merupakan bentuk permentasi melalui Dinas Koperasi dan UMKM membuat program satu kantor satu pojok UMKM, ini berlaku di seluruh OPD Kota Metro dan instansi vertikal seperti bank.
“Program ini bertujuan adalah untuk membangkitkan pemasaran produk UMKM agar ada yang beli. Kemudian untuk meningkatkan perekonomian bagi produsen UMKM sendiri. Dengan dibantu oleh 32 OPD agar perputarannya lumayan. Dan untuk hari ini kita launcing di sekretariat dan akan di ikuti 14 OPD dulu. Ditahap pertama ini, bahan produk bisa menghubungi Dinas Koperasi, nanti selanjutnya bisa langsubg ke produsen yang ada,” jelas Bangkit.

Bangkit juga mengharapkan, kedepannya produk UMKM bisa berkembang lebih baik lagi. Dengan bertambah banyaknya produk yang ada minat beli harus ditingkatkan.
“Kita mulai dulu dari ASN yang ada di lingkungan Pemkot Metro, diharapkan ASN bisa ikut membantu dengan membeli produk lokal, kita mulai dari diri kita sendiri baru ke masyarakat umum. Dengan demikian dapat membantu perputaran ekomoni UMKM. Dan untuk saat ini, Pojok UMKM juga telah bekerjasama dengan beberapa swalayan seperti Chandra Store, PB Swalayan, Defan Donat dan MBC Muhammadiyah,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Metro, Siti Aisyah menambahkan, kegiatan pojok UMKM ini mekanismenya pada tahap awal dinas yang mengkoordinir dan selanjutnya ada tahap kedua setelah pengisian ulang oleh produsen.
“Pertama kita koordinir pelaku usahanya, dan untuk pembayaran produsen serta mekanisme selanjutnya bisa langsung berhubungan dengan pengurusnya. Untuk pelaku UMKM yang ingin menitipkan barangnya bisa langsung ke pengelola, kami dinas hanya sebagai mediator saja,” terangnya.
Siti Aisyah juga mengatakan, program tersebut merupakan inisiasi Walikota tentang Metro Bangga Beli (MB2), jadi diperkenankan bagi semua yang ingin menjadi pelaku UMKM baik itu ASN dapat bergabung.
“Semua boleh bergabung menjadi pelaku UMKM, contoh seperti dari Dinas Pertanian tadi ada yang titip produk bibit biah kelengkeng dan bibit alpukat. Diharapkan dengan program ini, bisa menangkap langkah-langkah program MB2 yang telah dicanangkan dari bulan april 2021 kemarin. Kita ada Perwali dan setelah itu dibutuhkan MoU dan selanjutnya nanti akan kita arahkan ke retail-retail modern. Dan untuk sementara agar produk di kenal masyarakat, kita buat saat ini Satu Kantor Satu Pojok UMKM,” Pungkasnya. (Bams)






