Metro – Pengerjaan peninggian Deerah Aliran Sungai (DAS) di duga asal asalan, di Jalan Gunung Lawu, Gang Karomah, RT 28, RW 008, Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur. Jum’at (9/12/2022).
Dari hasil pantauan di lokasi, pekerjaan peninggian DAS Batanghari terkesan buruk, pasalnya batu belah yang digunakan untuk pondasi hanya ditumpangkan saja pada pondasi yang lama tanpa adanya pengikat yang semestinya.
Dikatakan oleh salah satu warga Gang Karomah, Irawan, pekerjaan sudah seminggu, dan pengerjaannya terlihat asal-asalan.Karena pemasangan batu belah cuma di tumpangkan di atas pondasi lama tanpa di beri pengikat.

“Pekerjaan ini sekitar seminggu, pekerjaan nya kelihatan kalau asal-asalan, masak pemasangan batu belahnya cuma di tumpangin aja di atas pondasi yang lama, seharusnya kan ada pengikat seperti semen atau besi, jadi tidak tau untuk kualitasnya bagus atau tidak, tapi kalau menurut saya kualitasnya jelek.” Ujarnya.
Wawan juga mengatakan jika di lokasi pengerjaan tidak ada papan anggaran yang terpasang .
“Papan anggaran nya ini juga tidak di pasang, kan warga jadi tidak tau, berapa pagunya, dan yang mengerjakan siapa,” katanya.
Dan juga lanjut wawan, Pasti saat naik air nya pasti akan tumpah lagi karena bocor, sebab batunya hanya tumpangkan saja, hal itu dapat beresiko pondasi roboh.
Hal senada diungkapkan salah satu warga Ahmad, pengerjaan peninggian anak sungai spek nya kurang bagus, air akan tembus dan meresap, dan bisa banjir kembali.
“Kalau dilihat dari spek nya pengerjaan ini kurang bagus, karena batu belahnya tidak disusun rata dan banyak yang bolong-bolong dan pasti air akan meresap atau tembus saat air naik, dan pasti bisa membuat banjir lagi, apa lagi disini rawan banjir. Dari dinas pun tidak ada yang memantau, jadi kan rekanan nya akan mengerjakan dengan asal-asalan,” ucapnya.
Ahmad juga meminta kepada dinas terkait untuk dapat pekerjaan tersebut dengan benar.
“Harapan untuk dinas terkait agar pengerjaan ini di perbaiki, karena ini mungkin pekerjaan yang sia-sia, cobalah untuk dinas terkait untuk mengecek kembali pengejaran ini,” tandasnya. (Bams)






