Daerah  

Pemkot Metro Bersama DKP3 Beri Bantuan Untuk Petani dan Peternak

Metro – Pemkot Metro membagikan benih padi Ciherang dan beberapa bantuan kepada Kelompok Petani (Poktan) Kota Metro di hamparan Gapoktan Sari Makmur Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur. Jum’at (23/12/2022).

Dalam sambutannya Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengucapkan bersyukur atas terlaksananya tanam benih padi ciherang tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama Gapoktan Sari Makmur dalam satu tanam benih padi ciherang, kemudian memberikan beberapa bantuan kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Kota Metro,” jelasnya.

Wahdi berharap kepada masyarakat tani agar produktifitas semakin meningkat termasuk juga Gertapaganya seperti cabai dan sebagainya.

“Disini, Pemerintah berkewajiban membantu pemasarannya dan juga agar dapat menjadi pertanian modern. Kita telah RPJP tahun 2005 – 2025 tahap satu dan saat ini kita masuk tahap dua, maka saya menekankan di RPJP tahap dua tahun 2025 – 2045 kita harus pertahankan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Heri Wiranto menyampaikan, ucapan bersyukur karena telah tanam perdana bantuan benih dari Pemkot Metro varitas ciherang.

“Mari kita panjatkan puji syukur ke Tuhan Yang Maha Esa karena kita bisa berkumpul dalam rangka, tanam perdana bantuan benih dari Pemkot Metro varitas ciherang yang sumber dana dari Dana Insentif Deerah (DID) tahun 2022,” jelasnya.

Heri juga mengatakan, kenapa ini di pilih varitas ciherang karena ini permintaan hasil kerjasama pada 23 Juni yang lalu.

“Kita pilih varitas ini karena permintaan kerjasama beras yang di inginkan di Jakarta adalah varitas ciherang. Dan selain benih padi, kelompok ini juga mendapat bantuan pupuk NPK non subsidi 40 zak, pupuk cair organik dan insektisida serta ungisida nabati,” paparnya.

Selanjutnya, Heri juga menjelaskan, DKP3 Kota Metro tahin 2022 telah menerima dana DID secara keseluruhan 1,3 milyar dari pusat.

“DKP3 tahun ini terima DID sebesar 1,3 milyar yang kita diberikan kepada 14 kelompok tani, yang pertama bantuan ternak kambing randu jawa , yaitu Kelompok ternak Maju Mandiri Karang Rejo 23 ekor kambing, Poknak Mendo Jaya Makmur Purwoasri 23 ekor, Poknak Angkara Mandiri Rejo Mulyo 17 ekor, Poktan Subur Satu Karang Rejo 17 ekor, dan Poknak Sido Urip Makmur 20 ekor. Kemudian yang kedua bantuan mesin coper pada poknak Necis Enam Rejo Mulyo 1 unit dan yang ketiga bantuan anak ayam umur satu hari ayam kampung unggul baletnak (DOC) yaitu kelompok unggas Unggul Jaya Yosorejo, KWT Sumber Pangan Abadi Purwosari, KWT Mutiara Yosodadi, kelompok Yoso Makmur Satu Yosodadi, KWT Brayat Hati Makmur Hadimulyo Timur dan kelompok Lentera. Abadi Pertiwi sebanyak 300 ekor DOC. Kemudian bantuan mesin tetas kapasitas 200 butir telur kepada KWT Barayat Hati Makmur Hadimulyo Timur, di tambah yang kelima bantuan frezer 1 unit dan uler box 2 unit kepada kelompok ternak Mandiri Jaya Bersama Yosodadi dan kelompok Urip Mulyo 26 Polos Rejo Mulyo,” terangnya.

Untuk luas persawahan di Kota Metro, lanjut Heri, masih ada sekitar 2948 hektar dan diperkirakan ada 2924 hektar yang di tanam padi sisanya akan di tanam cabai program Gertapaga.

“Luas sawah kita di Kota Metro ada 2948 hektar, di Metro Selatan 858 hekter, Metro Barat 527 hektar, Metro Timur 462 hektar, Metro Pusat 305 hektar, ,dan Metro Utara 776 hektar. Dan untuk pola tanam dan kegunaan air pada musim tanam itu berdasarkan Keputusan Gubernur yang telah dijadwalkan melalui sistem pemberian air untuk Way Sekampung musim tanam 2022 di mulai tanggal 16 november sampai nanti 15 maret 2023. Oleh karena itu agar produksi bisa tercapai dengan maksimal, pola kegiatan dilaksanakan dengan pengolahan tanam terpadu yang menerapkan semua pola unsur teknologi dan pengamatan cuaca yang ada,” pungkasnya. (Bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *