DD Pekon Kresnomulyo Disoal

Pringsewu, Koraneditor.id – Masyarakat Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu, mengeluhkan dan mempertanyakan realisasi penggunaan anggaran dana desa tahun 2021 – 2022. Sebab, masyarakat menduga kegiatan tersebut hanya menjadi ajang bancakan oknum aparat desa karena tak sesuai harapan masyarakat.

Demikian disampaikan salah seorang warga setempat WD mengatakan, bahwa pembanguna di Pekon setempat di duga belum tepat sasaran dan berhasil dari berbagai segi pembangunan yang menggunakan dana desa.”Ada banyak item yang diusulkan dalam Musrendes tapi ternyata, masyarakat setempat menilai kurang berhasil sebagai mana yang di ingin kan masyarakat secara pada umumnya,” katanya, Selasa (21/3/2023).

Lebihlanjut WD menjelaskan, seharusnya pemerintah pekon melakuan Keterbukaan Informasi Publik, agar warga desa mengetahui berbagai informasi tentang kebijakan dan praktek penyelenggaraan pemerintahan yang dijalankan. Dan itu untuk mendukung upaya transparansi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.”Dan ini tidak, item anggaran kepemudaan dan olahraga dimasukan namun anggarannya tidak tahu kemana apakah sudah keluarkan atau belum kita tidak tahu dan tidak ada kabar lagi,” ujarnya.

WD berharap, kiranya kepada pemerintah kabupaten Pringsewu, melalui dinas terkait agar dapat melakukan cross check ke lapangan guna memeriksa baik fisik maupun administrasi di Pekon tersebut. Karena, banyak sekali kejanggalan-kejanggalan di Pekon Kresnomulyo tersebut.”Jadi dengan adanya dana desa ini kan kegunaannya untuk pembangunan dari segala bidang serta bermanfaat luas bagi peningkatan ekonomi rakyat. Lah, kalau belum apa-apa sudah demikian, bagaimana mau bisa dirsakan manfaatnya,” pungkasnya.

Sementara Kepala Pekon Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Mugianto, saat di konfirmasi melalui telpon cellulernya terkait dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana desa diwilayahnya tidak ada jawaban. Sampai dikirimi pesan lewat pesan WhatsApp dibaca namun Kakon tersebut enggan menjawabnya. Dan ini menjadi pertanyaan berbagai kalangan tidak hanya masyarakat melainkan para awak media karena ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kakon tersebut. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *