Koraneditor.id, Pringsewu – Bangunan islamic center yang terletak di Pekon Fajar Agung Barat kecematan Pringsewu terkesan mubazir. Pasalnya saat pelepasan jemaah haji asal Pringsewu tahun 2023 oleh Sekretaris Daerah Pringsewu bukannya di islamic center malah dialihkan di lapangan Pemkab setempat.
Demikian disampaikan oleh Sudiono Politisi dari Gerindra saat dimintai tanggapannya terkait dengan hal tersebut Senin (5/6/2023). Menurutnya, pihaknya sangat menyayangkan dengan sikap Pemkab Pringsewu yang tidak bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.”Dari segala struktur bangunannya islamic center Pringsewu semuanya sudah cukup memadai, dan bisa dipergunakan dalam hal keagamaan dan ini kenapa pelepasan jemaah haji harus di Pemda dan apa lasannya,” katanya.
Sudiona menegaskan, untuk apa islamic center dibangun kalau tidak dimanfaatkan dan dipergunakan. Dan bagi saya apapun alasanya semua fasilitas gedung islamic center sudah cukup lengkap dan memadai. Baik itu tempat parkir maupun bagi para jamaah haji kita.”Kegunaan Islamic center dibangun untuk menampung keberangkatan dan kepulangan jamaah haji. Dan gedung yang sudah cukup representatif dibangun dari uang rakyat ini kiranya dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Dan itu tugas pemerintah daerah yang mempunyai kewajibanya dan tanggungjawabnya untuk menjalankan fungsinya sehingga tidak terkesan mubajir,” ujarnya.
Selain terkesan mubajir, imbuh Sudiono, ternyata masih ada masyarakat Pringsewu yang belum mengetahui keberadaan islamic center kabupaten Pringsewu tersebut.”Ini hanya masukan saja untuk Pemkab Pringsewu, lain kali jika ada kegiatan keagamaan seperti masalah haji, kiranya dapat dimemanfaatkan tempat tersebut. Sayang bangunan sudah dibangun tapi hanya buat pajangan saja,” pungkasnya.






