Pemkab Pringsewu Gelar Workshop Penguatan Indeks Inovasi Daerah

Koraneditor.id, Pringsewu – Pemkab Pringsewu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menggelar Workshop Penguatan Indeks Inovasi Daerah yang digelar di Aula Balai Pertemuan Hotel Regency, Selasa (20/6/2023).

Dalam sambutannya Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekbang Drs. Masykur Hasan mengatakan, bahwa Indeks Inovasi Daerah (IID) sebagai suatu sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan atau inovasi dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan daerah yang dilaporkan dalam bentuk laporan data kepada Menteri Dalam Negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan Daerah.”Dimana Pemerintah Pusat telah menerbitkan PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah juga menekankan pentingnya kepala daerah melakukan inovasi untuk mendorong efektivitas pelayanan publik, menciptakan nilai tambah, serta tetap terbuka pada persaingan domestik dan internasional,” katanya.

Masykur menjelaskan, dalam Penilaian IID ini dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan Daya Saing Daerah dan mendorong terciptanya inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Beberapa indikator yang dinilai dalam indeks ini meliputi kreativitas dan inovasi, pemanfaatan teknologi inovasi serta kualitas Sumber Daya Manusia.”Penilaian indeks inovasi daerah ini merupakan amanat dari kedua peraturan tersebut yang merupakan suatu sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri sesuai urusan yang menjadi kewenangan daerah,” ujarnya.

Mengingat hal tersebut, besar harapan saya kepada para peserta workshop ini kiranya seluruh Perangkat Daerah, termasuk diantaranya Kecamatan, UPT Puskesmas dan Sekolah yang hadir hari ini dapat segera mensinergikan upaya serta berkoordinasi dengan BAPPEDA sebagai leading sektor agar dapat bersama-sama melaporkan bentuk-bentuk inovasi yang telah diciptakan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui aplikasi yang telah disediakan dalam rangka peningkatan peringkat IID Kabupaten Pringsewu Tahun ini dan dimasa yang akan datang.”Dimana pada tahun lalu, IID Kabupaten Pringsewu berada pada urutan 51 dari total 415 Kabupaten se- Indonesia dan naik cukup signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya yaitu pada urutan 94 serta masih masuk kedalam kategori Inovatif. Semoga dengan sinergitas dan koordinasi yang baik tahun ini kita akan mampu masuk Kategori Sangat Inovatif, bahkan terinovatif,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, selaku Nara sumber dan Koordinator subtansi inovasi Pemerintah Dalam Negri Jerry Walo S.Sos., M.M., Penyusunan Bahan Penyelenggaraan Litbang R.Kus Yoga Bimasakti S.STP., Kepala Bappeda Pringsewu A. Fadoli, Para Kepala OPD dan Camat se- Pringsewu, para kepala sekolah serta UPT Puskesmas se -Pringsewu, dan Direktur RSUD Pringsewu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *