Jadi Wartawan Bukan Hanya Modal Tampang, Surat Tugas dan KTA Saja Melainkan Paham KEJ

Koraneditor.id, Pringsewu – Menjadi seorang wartawan tidak hanya bermodalkan tampang, surat tugas dan kartu anggota (KTA) saja melainkan, jadi wartawan yang benar itu banyak yang harus dipahami seperti, kode etik jurnalis (KEJ), undang-undang pers tahun 1999.

Demikian disampaikan oleh Tutor Manalu Anggota PWI Pringsewu saat menjadi pemateri dalam acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Federasi Juru Informasi (FJI) Pringsewu yang di gelar Aula SMKN 1 Gadingrejo Sabtu (25/11/2023).

Selain itu juga jelas Manalu, menjadi wartawan harus memahami semua itu guna menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan relevan kepada pembaca, pendengar, atau pemirsa. Sehingga, kualitas berita yang kita sampaikan ke publik dapat terpecaya.”Jika wartawan bekerja sesuai dengan tupoksinya, maka berita yang didapat sebelum dipublikasikan disaring terlebih dahulu sebelum diterbitkan. Mengingat diera digitalisasi saat ini masyarakat sangat mudah mendapatkan informasi maka dari itu tugas wartawan yang benar harus menyajikan informasi yang akurat dan berimbang jangan membuat berita hoax yang akhirnya menimbulkan kegaduhan. Kalau bisa, itu semua harus dihindari,” katanya.

Sementara itu Ketua FJI Pringsewu Mat Syarifal dalam sambutannya mengatakan, pelatihan yang diikuti oleh seluruh pelajar SMA dan SMK se – Kecamatan Gadingrejo ini, mengusung tema, “Menumbuhkan Semangat Menulis Untuk Generasi Milenial Di Era Digital”.

Dalam pelatihan ini lanjut Ifal sapaan akrabnya, selain memberikan pemahaman tentang Undang-undang pers dan juga tata cara penulisan berita dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta tidak bertele-tele, Ifal juga menginformasikan bahwasanya, FJI adalah salah satu dari beberapa organisasi profesi jurnalis yang ada di Pringsewu yang sudah memiliki legalitas yang sah dan terdaftar serta di akui oleh Pemerintah.”Dengan harapan, dengan adanya pelatihan ini kedepan adek-adek yang ingin bergabung menjadi seorang wartawan sudah memiliki bekal dan wawasan. Tinggal mempraktekannya kelapangan serta menyampaikan kepada masyarakat bahwa profesi jurnalis adalah profesi yang mulia,” ujarnya.

Mewakili Kadis Kominfo Pringsewu Eko
Kusmiran yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, dalam kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelajar-pelajar apa itu Jurnalis dan bagaimana kerjanya dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kemasyarakat. Tentunya dengan acara seperti ini sering diadakan agar bisa menambah wawasan dan pemahaman serta pengetahuan tentang karya jurnalistik kepada para siswa-siswi SMA dan SMK.”Wartawan memainkan peran yang penting dalam masyarakat sebagai penghubung antara peristiwa dan publik. Dan tugas utama mereka adalah menyampaikan informasi yang akurat dalam menyajikan berita. Namun, pekerjaan wartawan tidak hanya sebatas menyampaikan berita. Mereka juga memiliki tanggung jawab etis yang harus mereka penuhi dalam menjalankan profesinya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *