Daerah  

Konflik Harimau dan Manusia, Ketua DPRD Lambar Minta Pemkab Segera Mencari Solusi

Koraneditor.id, Lampung Barat

Terkait konflik antara Harimau dengan Manusia di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang telah memakan korban, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat Edi Novial menyampaikan belasungkawa dan prihatin yang mendalam.

Edi Novial mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan yang tengah membuat resah warga Lambar.

Menurut Edi Novial, tewasnya dua warga Suoh dan BNS meninggalkan luka yang mendalam baik bagi keluarga besar, pun masyarakat Lambar khususnya Suoh dan BNS.

“Saya atas nama pribadi dan Lembaga turut berbelasungkawa dan prihatin yang mendalam atas tewasnya warga Lambar akibat serangan harimau sumatera,” kata Edi Novial, Kamis (22/2/2024) malam.

Edi Novial berharap permasalahan konflik dengan penguasa hutan ini dapat segera diselesaikan demi terciptanya rasa aman terhadap masyarakat.

“Pemkab Lambar harus terus berkoordinasi dengan BKSDA, BBTNBBS dan Forkopimda untuk mencarikan solusi atas permasalahan ini jangan sampai timbul korban baru,” imbuhnya.

Edi Novial juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas baik berkebun dan lainnya terutama pada jam-jam rawan seperti sore hari dan malam hari.

Untuk diketahui, Kamis (8/2/2024) sekira pukul 22.30 WIB, Gunarso (47) bin Saiun warga Pemangku Sumber Agung II, Pekon Sumber Agung, Kecamatan Suoh, menjadi korban keganasan harimau sumatera.

Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, dan diduga kuat tewas akibat diterkam harimau, dilihat dari luka pada kaki sebelah kanan dan kepala bagian belakang.

Lalu, Rabu (21/2/2024), Sahri (25) bin Sapra warga Talang Busro, Dusun Peninjauan Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, juga menjadi korban harimau sumatera.

Korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia, dengan organ tubuh sudah tidak utuh, paha kanan tidak ditemukan, terdapat juga bekas taring di bagian leher, dan juga ditemukan tapak harimau disekitar jasad korban. (Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *