KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Pemerintah Kampung Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, membagikan makanan tambahan untuk Balita dan Ibu hamil, Jumat (10/05/2024).
Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan tambahan gizi Kampung Ringin Sari ini diikuti oleh 39 ibu hamil dan Balita yang ada di Kampung setempat.
Kepala Kampung Ringin Sari, Arif Budiman Suralaga, mengatakan, pencegahan stunting dan gizi buruk akan menjadi salah satu program prioritas Kampung melalui APBKam.
Arif Budiman Suralaga mengatakan, berdasarkan data Kampung Ringin Sari terdapat 39 ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) ada 9 ibu hamil.
Hal itu menurut Arif, berdasarkan data yang diperoleh tenaga kesehatan dan kader posyandu saat kegiatan gerebek stunting pada februari yang dilakukan setahun 2 kali.
“Kita akan support program kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, Balita, dan pemberian obat-obatan untuk lansia,” terang Arif.
Arif menegaskan, akan mengaktifkan Kegiatan Posyandu dengan memberikan dana anggaran untuk kegiatan dan insentif kader Posyandu.
Menurut Arif, kegiatan Posyandu merupakan salah satu kegiatan prioritas Kampung dalam menanggulangi stunting, menangani gizi buruk dan polio.
“Program PMT sangat penting untuk memastikan tercukupi gizi pada ibu hamil dan Balita,” terangnya.
Mantan anggota DPRD Tulangbawang ini menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya ibu hamil dan orang tua yang memiliki Balita agar berperan aktif dalam mengikuti program Posyandu di kampung Ringin Sari.
“Membawa bayi dalam kandungan dan Balita ke Posyandu secara rutin menjadi hal yang sangat perlu dilakukan. Melalui Posyandu, ibu bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati, termasuk pemenuhan gizinya,” jelasnya. (tri)






