Koraneditor.co, Pringsewu – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah menempuh perjalanan darat dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menuju Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Jumat (24/5/2024) siang.
Kapolsek Sukoharjo, Iptu Riyadi, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan tentang peristiwa tersebut pada Jumat siang sekitar pukul 15.00 WIB, ada seorang Pria bernama Ahmad Muhyidin (22), warga Desa Teluk Wetan RT 022 RW 003, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah meninggal dunia.”Sebelum ditemukan meninggal, korban bersama ketiga rekannya baru saja menempuh perjalanan jauh dari Kabupaten Jepara menuju Pekon Pandansari, Sukoharjo, Pringsewu dengan menggunakan kendaraan travel,” katanya dalam pres rilisnya Sabtu (25/5/2024).
Menurutnya, kedatangan korban bersama beberapa rekannya tersebut selain berkunjung ke rumah orang tua salah satu rekannya juga dalam rangka mencari pekerjaan sebagai buruh pemetik buah kopi.”Sebelum meninggal dunia, berdasarkan keterangan sejumlah saksi saat dalam perjalanan tepatnya di sekitar Bakauheni, Lampung, korban sempat mengeluh bahwa perutnya sakit. Korban sempat di kerik dan dipijat oleh rekan-rekannya kemudian tidur selama perjalanan menuju Pringsewu,” ujarnya.

Ketika sampai di tujuan, lanjut Kapolsek, tepatnya di Pekon Pandansari, korban tidak kunjung bangun. Saat dibangunkan, korban tidak bereaksi, sehingga rekannya membawa korban ke dalam rumah dan memanggil pihak medis.”Setelah diperiksa petugas medis, ternyata korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” paparnya.
Kapolsek menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama tim medis telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap jasad korban. Hasil penyelidikan polisi menduga bahwa sebab kematian korban tidak ada unsur pidana dan murni karena sakit dan korban memiliki riwayat penyakit tipes. Hal tersebut dikuatkan dengan hasil pemeriksaan medis yang menyatakan bahwa tidak ditemukan luka atau tanda bekas kekerasan di tubuh korban.”Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jasad korban telah diberangkatkan pulang ke kampung halamannya untuk proses pemakaman dengan menggunakan kendaraan Ambulan DDS DPS Pringsewu,” pungkasnya.






