TP PKK Pringsewu Membuka Bimtek Pelatihan Bagi Pelaku IKM di Pringsewu

Koraneditor.co, Pringsewu – Ketua TP PKK sekaligus Plt. Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu Agnesia Marindo, membuka secara resmi Bimtek Pelatihan Bagi Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang dilaksanakan oleh Dinas Koperindag Perindustrian dan UKM Kabupaten Pringsewu Rabu (4/9/2024) selama tiga hari.

Pelatihan yang digelar di Aula Hotel Regency Pekon Tambahrejo Barat Gadingrejo, di hadiri juga oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pringsewu Sri Prihatin Heri Iswahyudi, Plt. Kadis Koperindag Sulistioningsih di wakili Kabid Perindustrian Rika Kartini, Kepala DPMPTSP Handri Yusuf, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang mewakili, Kabid Pariwisata dan para Nara sumber dari Bandar Lampung serta peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Ibu Agnesia Marindo menyampaikan latar belakang pentingnya pelaksanaan kegiatan ini. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Indonesia, Industri Kreatif merupakan industri yang bersumber dari pemanfaatan kreatifitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan. Industri ini juga berperan dalam mengeksplorasi dan menghasilkan daya kreasi serta daya cipta yang luar biasa.

Lebih lanjut, Ibu Agnesia menekankan bahwa kontribusi ekonomi kreatif Indonesia saat ini masuk dalam tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan nilai mencapai Rp. 1.274 triliun, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Tiga subsektor utama yang menjadi penyumbang terbesar terhadap PDB tersebut adalah Kuliner, Fashion, dan Kriya, dengan kontribusi sekitar 7,5%.”Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi penggerak utama dalam proses produksi perlu terus ditingkatkan. Peningkatan kualitas SDM adalah kunci utama dalam meningkatkan daya saing industri kreatif di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Acara Bimtek ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan keterampilan dan kreatifitas para pelaku IKM di Kabupaten Pringsewu, sehingga mereka mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor industri kreatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *