Daerah  

Puskesmas Rawa Pitu Jadi Percontohan ILP di Tuba

KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Puskesmas Rawa Pitu, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai Puskesmas pertama di daerah setempat yang melaksanakan Istilah Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer atau lebih sering dikenal dengan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kepala Puskesmas Rawa Pitu, Arnan Jaya SKM,M.Kes, mengatakan, Puskesmas Rawa Pitu menjadi satu-satunya Puskesmas di Kabupaten Tulangbawang yang telah melaksanakan ILP.
“Semoga kami (Puskesmas Rawa Pitu) bisa menjadi contoh yang baik pelaksanaan ILP seluruh Puskesmas di Kabupaten Tulangbawang, karena baru baru Puskesmas Rawa Pitu yang sudah melaksanakan ILP,” terangnya, Senin (21/10/2024).
Pelaksanaan untuk kebijakan ILP itu perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah ataupun kampung dengan menganggarkan insentif kader di Posyandu dan Puskesmas Pembantu. Hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023.
Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer merupakan bagian integral dari transformasi kesehatan. ILP berfokus pada tiga hal, yaitu siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan, perluasan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat kalurahan dan padukuhan, serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan.
Adapun sasaran ILP meliputi Ibu hamil, bersalin, nifas, Bayi dan anak pra sekolah, usia sekolah dan remaja, usia Dewasa dan Lansia. Ditambah dengan pengendalian penyakit menular dan layanan lintas klaster yang terdiri dari laboratorium, farmasi kegawatdaruratan, Rawat inap (bagi Puskesmas dengan rawat inap).
Delivery unit yang diharapkan dapat memberikan layanan primer di tingkat Kecamatan adalah Puskesmas, di tingkat Kampung adalah Pustu, dan di tingkat Dusun adalah Posyandu. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *