Koraneditor.co, Lampung Barat
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0422 Lampung Barat Letkol Inf Rinto Wijaya S.A.P, M.I.Pol, M.Han, mengingatkan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Barat, agar dalam menjalankan aktifitas sebagai wartawan untuk bekerja dengan hati nurani.
Hal itu disampaikan Rinto Wijaya, ketika menerima lawatan silaturahmi pengurus PWI Lambar masa bakti 2024-2027 di Makodim 0422 Lambar, Rabu (20/11/2024).
“Kita itu harus bekerja menggunakan hati nurani, apa yang kita lakukan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ucap Rinto.
Kepada pengurus PWI Lambar, jebolan Akmil tahun 2004 ini berharap anggota Pwi memiliki integritas dalam menjalankan profesi jurnalis.
“Jangan terlalu mengagungkan manusia, karena yang agung itu hanya yg Maha Kuasa. Anggota Pwi harus punya integritas sebagai corong informasi publik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rinto banyak berbagi cerita perjalanan Dirinya dalam di dunia Militer. Dimulai dari saat dirinya diterima masuk Tentara, jadi Komandan Bataliyon (Danyon), mendapat tugas di Kabupaten Nduga Provinsi Papua hingga akhirnya sekarang diberikan amanah untuk memegang tampuk kepemimpinan yakni sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0422 Lampung Barat.
“Ketika mendapat tugas apapun termasuk sebagai Dandim ini, saya selalu bekerja dengan hati. Terlebih itu menyangkut urusan masyarakat kecil yang butuh perhatian lebih dari kita,” ungkapnya.
Mantan Komandan Batalyon Infanteri Raider 514/Sabbadha Yudha, Kostrad, TNI Angkatan Darat ini berharap, sinergitas antara Kodim 0422 dengan Pwi Lambar akan terbangun dengan baik serta mampu bekerjasama sesuai dengan kapasitas masing-masing, demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat.
“Saya menyambut baik dan siap memberikan dukungan terkait Program-program yang akan dilaksanakan kawan-kawan Pwi, terlebih jika itu menyangkut kepentingan masyarakat khususnya di bidang pendidikan,” tutur Rinto.
Sebab, menurut Rinto Wijaya masih banyak anak-anak di Lampung Barat yang terpaksa putus sekolah karena ketiadaan biaya sekolah.
“Anak-anak ini tak bisa melanjutkan sekolah karena kondisi keluarganya yang miskin, padahal minat belajar mereka tinggi, prihatin sekali harus putus sekolah,” terangnya.
Dilain pihak, Ketua Pwi Lambar Rifai Arif
merespon positif apa yang menjadi harapan dari Dandim 0422 Lambar.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan masukan serta saran dari Pak Dandim, kami berharap komunikasi semacam ini akan lebih intens kita lakukan. Pwi Lambar siap memberikan kontribusi dan peran menurut kapasitas kami sebagai sebuah organisasi kewartawan dan juga sebagai orang yang berprofesi sebagai penyampai informasi publik,” terang Rifai.
Rifia juga berkomitmen akan terus memupuk sinergitas antara Pwi dan Kodim 0422 Lambar, serta meningkatkan kualitas SDM Anggota Pwi Lambar, sehingga nantinya Pwi dapat memberikan kontribusi yang berkualitas kepada masyarakat. (Anton)






