Jembatan Kelurahan Mulyosari Baru 2 Bulan Telah Ambrol

METRO – Warga Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat yang melintas di atas jembatan di jalan Proklamasi mengeluhkan hasil pekerjaan jembatan yang asal jadi dan sudah ambrol.

Menurut Nenggolan warga Ganjar Agung yang kebetulan sering melintas di atas jembatan tersebut terlihat kaget dan heran karena jembatan tersebut baru selesai bulan Oktober tahun 2024 tersebut telah ambrol.

 

“Iya, itu jembatan baru selesai bulan Oktober tahun 2024 ini. Dan di kerjakan pada sekitar bulan Mei kemarin. Jembatan itu harusnya bisa kokoh sampai puluhan tahun. Tapi belum apa-apa sudah jebol”, terangnya. Jum’at (13/12/2024).

Nenggolan juga menjelaskan bahwa dulu waktu pengerjaan jembatan tersebut terkesan asal-asalan saja.

” Padahal anggarannya besar sampe 600 juta lebih, tapi kok baru 2 bulan udah jebol. Ini apa rekanannya yang tidak benar pengerjaannya atau dinasnya yang tidak faham cara mengawasi pekerjaan tersebut. Asal terima saja pekerjaan tersebut yang penting ada pemasukan”, jelas Nenggolan.

 

Sementara itu, tokoh pemuda Kelurahan Mulyojati, Toma Alfa Edison mengatakan jika pekerjaan tersebut terlihat asal jadi dan tidak mementingkan kwalitas.

“Dilihat dari pekerjaan jembatan tersebut, yang nilainya terdapat dalam kontrak Rp. 692.768.700. Tersebut dilerjakan oleh CV. RAJO MERGO tersebut asal jadi. Yang dikerjakan pada bulan Mei sampai Oktober 2024”, ujarnya.

Toma juga menjelaskan, jika pekerjaan tersebut kwalitasnya sangat tidak baik dari segi penimbunan sampai pekerjaan pemasangan pondasi yang terkesan asal jadi.

“Ini kwalitasnya jelek banget, baru 2 bulan udah ambrol, pondasi jembatan udah retak, apa mungkin bisa bertahan sampe 10 atau 20 tahun, Meragukan Sekali.

Selanjutnya, Toma meminta Dinas PUTR Kota Metro memberi sangsi tegas, untuk bongkar kembali atau kerjakan ulang jembatan tersebut.

“Dinas PUTR harus tegas, jika perlu jembatan dikerjalan ulang atau bongkar, karena ini nantinya menyangkut nyawa masyarakat yang melintas jika jembatan tiba-tiba ambrol semua”, tandas Toma.

Untuk diketahui berita sebelumnya, Jembatan tersebut dilaksanakan atas merespon permintaan warga, Dinas PUTR Kota Metro akhirnya merealisasikan pelebaran jembatan pada ruas Jalan Proklamasi di Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat pada tahun anggaran 2024, dengan menelan anggaran Rp 692 jutaan.

Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra mengatakan, proyek pelebaran jembatan pada ruas Jalan Proklamasi Kelurahan Mulyosari Metro Barat tersebut sudah direncanakan sebelum merebaknya wabah Covid-19 yang mengguncang dunia. Sehingga, pengerjaannya tertunda karena ada peralihan anggaran. “Pekerjaan ini sudah direncanakan dari tahun 2019 tetapi terjadi recofusing sehingga baru bisa dilaksanakan di tahun 2024,” kata Robby Kurniawan, Selasa (25/06/2024)

Menurutnya, proyek pelebaran jembatan yang menelan dana sekitar Rp 692 jutaan tersebut, berupa pelebaran jembatan pada sisi kanan dan kiri masing-masing sebesar 2 meter sehingga lebar jembatan menjadi 8 meter. “Proses pekerjaan dilaksanakan oleh CV Rajo Mergo tersebut, dikerjakan selama 150 hari kalender dari bulan Mei sampai dengan bulan Oktober. Pekerjaan ini terdiri dari pelebaran jembatan pada sisi kanan dan kiri masing-masing sebesar 2 meter sehingga lebar jembatan menjadi 8 meter,” ujarnya. (Bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *