Koraneditor.co, Pringsewu –Memeriahkan HUT ke 16 Kabupaten Pringsewu, masyarakat Pekon Sumber Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, ikut lomba gogoh iwak lele dijalan yang rusak sebagai aksi protes terhadap pemerintah yang lamban dalam menangani persoalan tersebut.
Joko (42) masyarakat setempat mengatakan, aksi ini merupakan bentuk protes masyarakat terhadap Pemerintah kabuapaten Pringsewu yang dinilai lambat dalam memperbaiki jalan alternatif yang menghubungkan dua kecamatan diantaranya, Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Pagelaran yang rusak parah dan berlubang selama kurang lebih sepuluh tahun belum pernah tersentuh perbaikan.”Kondisi jalan yang mirip kolam lele ini sangat menyulitkan dan membahayakan pengguna jalan, terutama warga yang membawa hasil panen padi ke pasar atau masyarakat yang hendak ke RSUD,” katanya, Minggu (13/4/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh Sukamto (55), meminta kepada Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas untuk memperhatikan jalan di Pekon Sumber Agung yang sudah lama tidak diperbaiki. Dengan harapan agar pembangunan jalan tersebut dapat dilakukan agar mobilisasi para petani dan pedagang tidak terganggu.”Saya minta perhatiannya kepada Pemkab Pringsewu untuk segera memperbaikan jalan tersebut. Guna memajukan dan kesejahteraan warga setempat,” ujarnya.
Sementara itu Anggota DPRD Pringsewu Dapil 4 Ambarawa Pardasuka, Ahmad Hijar mengatakan, bahwa jalan alternatif ini kerusakannya sangat parah dan telah diajukan untuk menjadi prioritas pembangunan melalui pokir 2025 namun, karena terkendala efisiensi anggaran pembangunan menjadi tertunda.”Sebagai wakil rakyat saya akan memperjuangkannya agar pokir pembangunan jalan tersebut dapat terealisasikan di tahun 2025 ini,” harapnya.






