Polres dan PWI Lambar Sepakat Perkuat Sinergi Demi Edukasi dan Kamtibmas

koraneditor.co, Lampung Barat

Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, menyampaikan dua poin utama terkait pentingnya peran wartawan dalam pembangunan bangsa, khususnya di wilayah Lampung Barat. Hal itu diungkapkan saat audiensi bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Barat pada jum’at (23/05/2025).

Menurut Rinaldo, wartawan memiliki peran strategis dalam dua aspek penting, yakni memberikan edukasi kepada masyarakat melalui penyampaian informasi yang berkualitas, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menyajikan berita yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Peran wartawan sangat vital, pertama sebagai sarana edukasi dengan menyampaikan berita yang berkualitas, dan kedua dalam menjaga Kamtibmas dengan pemberitaan yang akurat dan tepat,” ujar Rinaldo.

Dilain pihak, Ketua PWI Lampung Barat Rifai Arif, memberikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Polres. Ia mengaku terkejut sekaligus tersanjung karena seluruh pejabat utama (PJU) Polres turut hadir dalam audiensi tersebut.

“Saya tidak menyangka penyambutannya semeriah ini. Semua kasat dan PJU lengkap hadir. Ini bentuk penghormatan luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran,” ucap Rifai.

Rifai berharap kegiatan sikaturahmi itu menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara PWI dan Polres, serta memperkuat komunikasi dalam menyebarkan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

“Polres adalah salah satu bank informasi. Karena itu, sinergi ini penting agar informasi yang disampaikan ke publik dapat lebih bertanggung jawab dan bermanfaat,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Sekretaris PWI Anton Suryadi, menyampaikan harapan agar tercipta solusi bersama dalam menangani isu-isu pemberitaan yang sensitif, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menanggapi itu, Kapolres Rinaldo menegaskan pentingnya respons cepat terhadap informasi yang berkembang, namun tetap selektif agar setiap pernyataan atau klarifikasi yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan secara etis dan hukum.

“Setiap informasi yang masuk akan segera kami respon. Tapi tentu tidak semua informasi bisa langsung ditanggapi tanpa verifikasi. Kami ingin memastikan bahwa penanganan informasi dilakukan secara bijak,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menilai masih banyak masyarakat yang belum mampu memilah informasi yang valid. Karena itu, edukasi literasi informasi menjadi hal penting, yang bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk insan pers.

“Kalau memungkinkan, staf-staf Humas Polres juga bisa belajar bersama teman-teman PWI, khususnya dalam hal teknik penulisan berita yang baik dan benar,” tutup Kapolres. (Anton Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *