Daerah  

GELAR AKSI DAMAI, GERAM LAMTIM TOLAK PEJABAT IMPORT

Elemen masyarakat yang menamakan diri Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Lampung Timur menggelar aksi damai, selasa, 12/08/2025. Mereka mendatangi Kantor Bupati sekira Pukul 10.30 WIB, dengan membawa kendaraan roda empat dan roda dua,

Salah satu peserta aksi, Fauzi Ahmad  dalam orasinya  menyampaikan tiga poin tuntutan GERAM.

” Dalam aksi ini ada tiga poin tuntutan kami yaitu meminta kepada Bupati Lampung Timur agar memerintahkan Pejabat Lampung Timur yang memiliki rumah dinas, untuk tinggal dirumah dinas”

” Kedua, meminta kepada Bupati Lampung Timur agar memprioritaskan Pejabat Lampung Timur, untuk mengisi jabatan Sekda Lampung Timur ”

” Ketiga, kami menolak Import  Pejabat dari luar Kabupaten Lampung Timur, karena menurut kami pejabat di Lampung Timur banyak yang mampu, dan mumpuni untuk mengisi jabatan jabatan strategis demi Lampung Timur makmur” ucapnya keras.

Hal ini juga diperkuat oleh peserta aksi yang lain, Mukaram Sanjaya yang mengatakan bahwa dari aspirasi masyarakat  menginginkan agar pejabat yang ada di Lampung Timur untuk diberdayakan secara maksimal, tidak perlu mendatangkan pejabat dari luar daerah.

“Tujuannya adalah agar pejabat tersebut lebih memahami kondisi, karakteristik, dan budaya setempat, sehingga lebih efektif dalam memajukan Kabupaten Lampung Timur” ujarnya.

“Adapun beberapa poin yang mendasari aspirasi ini adalah, menurut kami pejabat daerah memilik pemahaman lokal, yakni memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan, potensi, dan tantangan yang dihadapi Daerah Kabupaten Lampung Timur, kemudian adanya keterikatan emosional, yaitu pejabat yang lahir dan besar di daerah tersebut cenderung memiliki keterikatan emosional yang lebih kuat dengan daerahnya, sehingga lebih termotivasi untuk memajukan daerahnya, dan yang ketiga  yakni kredibilitas  pemimpin yang berasal dari daerah mereka sendiri, dianggap lebih mampu mewakili kepentingan dan Aspirasi Masyarakat setempat” tutupnya

Dari pantauan di lapangan, masa aksi menyerahkan tuntutan aksi mereka kepada Asisten 3 Kabupaten Lampung Timur,  Wirham yang berjanji akan melaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur.  ( MA/pung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *