Daerah  

Gerakan Lampung Menanam, Hanan Rozak Salurkan 50.000 Bibit Kakao Di Lampung Timur

BANDARLAMPUNG.CO, LAMPUNG TIMUR – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, beberapa waktu lalu menginisiasi dan memulai program Gerakan Lampung Menanam (GELAM), yakni sebuah gerakan mengajak masyarakat untuk menanam di pekarangan maupun lahan yang berdampak posistif secara ekologis maupun ekonomis.
Dalam rangka mendukung dan memasyarakatkan Program GELAM tersebut, Anggota DPR RI Hanan A. Rozak  menyerahkan bantuan 50.000 batang bibit kakao kepada  kelompok tani di Lampung Timur.
Menurut Hanan Rozak, bantuan bibit kakao berdampak positif bagi lingkungan jika diterapkan dengan pendekatan agroforestri dan pendampingan teknis. Program ini berpotensi menjadi solusi ekonomi sekaligus konservasi lingkungan.
Selain itu, bibit kakao berdampak pada peningkatan produksi, meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi daerah, dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.
“Program ini bertujuan menyediakan bibit kakao unggul kepada petani agar produktivitas tanaman meningkat dan hasil produksi kakao nasional bisa tumbuh lebih tinggi,” kata Hanan, di Labuhan Ratu Danau, Way Jepara, Lampung Timur, Selasa (23/12/2025).
Bantuan bibit ini digunakan untuk replanting atau memperbarui tanaman kakao yang sudah tua dan tidak produktif, sehingga bisa memperpanjang umur produktif kebun dan meningkatkan efisiensi produksi kakao di lapangan.
Menurut Hanan, dengan produktivitas dan hasil panen yang lebih baik, pendapatan petani kakao diharapkan meningkat, sehingga bisa memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan keluarga petani. Bantuan ini juga membantu petani mengurangi biaya awal untuk memulai atau memperbaiki kebun kakao mereka.
“Ketersediaan bibit berkualitas diharapkan membantu memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kakao besar di dunia dan mendukung ekspor komoditas ini,” ujar Hanan.
Sebagai informasi, Provinsi Lampung menyumbang produksi kakao yang besar di Sumatera dan berada dalam daftar provinsi penghasil kakao terbesar di Indonesia.
Lampung Timur adalah salah satu kontributor produksi kakao penting di provinsi Lampung, meskipun produksinya lebih kecil dibandingkan kabupaten lain seperti Pesawaran.
Pada tahun 2023, menurut Statistik Kakao Indonesia, Provinsi Lampung menghasilkan sekitar 76.615 ton kakao kering dari total luas perkebunan kakao sekitar 76.615 ha (data tahun 2023) dengan produktivitas sekitar 793–764 kg/ha.
Lahan tanaman kakao di Kabupaten Lampung Timur  mencapai sekitar 14.300 hektare, seiring meningkatnya minat masyarakat untuk membudidayakannya. Produksi biji kakao kering di Lampung Timur juga mengalami peningkatan, dari sekitar 8.000 ton per tahun menjadi sekitar 8.802 ton per tahun (naik hampir 10%). (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *