Daerah  

Ketua DPRD Lamsel Pimpin Aksi Bersih Pascabanjir di Fly Over Natar

Lampung Selatan — Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan secara nyata oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, yang turun langsung memimpin aksi bersih-bersih sampah pascabanjir di bawah Fly Over Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini melibatkan petugas gabungan lintas sektor bersama masyarakat sebagai upaya mencegah banjir susulan.

Aksi gotong royong tersebut melibatkan petugas kebersihan, Camat Natar Eko Irawan, S.STP., M.M., Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, Wakapolsek Natar AKP Yuriswan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Kepala UPT Kesehatan Kecamatan Natar, Kepala Desa Natar M. Arif, S.Pd beserta perangkat desa, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, serta warga setempat. Sampah yang menumpuk akibat banjir dibersihkan dari saluran air dan area kolong fly over guna mengembalikan kelancaran aliran air.

Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, menegaskan bahwa penanganan sampah pascabanjir harus dilakukan secara cepat dan kolaboratif. Menurutnya, persoalan banjir tidak bisa dilepaskan dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sisa banjir, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak membuang sampah sembarangan. Lingkungan yang bersih adalah kunci untuk meminimalkan risiko banjir,” tegas Erma Yusneli di sela kegiatan.

Sementara itu, perwakilan Klinik Kenanga, Yoga, menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih dinilai sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir.

“Kami juga memberikan bantuan berupa sepatu boot untuk mendukung kelancaran kegiatan bersih-bersih. Ini bagian dari kepedulian kami terhadap kesehatan dan keselamatan petugas serta warga,” ujar Yoga.

Melalui kegiatan ini, kondisi lingkungan di sekitar Fly Over Natar diharapkan kembali bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menekan potensi banjir yang kerap terjadi akibat tersumbatnya saluran air oleh sampah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *