Ahmad Giri Akbar: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Masyarakat
LAMPUNG TIMUR — DPRD Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila pada 17–18 Januari 2026 di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VIII Lampung Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat pemahaman ideologi kebangsaan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Lampung yang membahas agenda kerja DPRD, khususnya penjadwalan kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila yang diprogramkan pada Januari 2026.
Daerah Pemilihan VIII DPRD Provinsi Lampung secara geografis meliputi seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Timur. Sosialisasi dilaksanakan langsung di wilayah tersebut dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab DPRD dalam menjaga dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi harus hidup dan tercermin dalam sikap, perilaku, serta tindakan masyarakat sehari-hari. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan nilai-nilai Pancasila benar-benar dipahami dan diamalkan,” ujar Ahmad Giri Akbar.
Ia menambahkan, penguatan ideologi Pancasila menjadi semakin relevan di tengah tantangan sosial, politik, dan budaya yang terus berkembang. Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis untuk hadir langsung di tengah masyarakat sebagai sarana edukasi dan dialog kebangsaan.
“Dengan turun langsung ke daerah pemilihan, anggota DPRD dapat menyerap aspirasi sekaligus menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai jati diri bangsa,” tegasnya.
Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila merupakan agenda rutin DPRD Provinsi Lampung yang bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, serta sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, DPRD Provinsi Lampung berharap dapat meningkatkan kesadaran ideologis masyarakat, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*)






