RSUD Abdul Moeloek–Jasa Raharja Bersinergi, Layanan SIGAP LAKA Tekan Kematian Korban Lalin

Bandarlampung — RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) memperkuat layanan kegawatdaruratan dengan menjalin sinergi bersama PT Jasa Raharja dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi korban kecelakaan lalu lintas (KLL). Kolaborasi ini sejalan dengan inovasi SIGAP LAKA, sistem layanan cepat tanggap yang digagas RSUDAM untuk penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah Bandar Lampung.

Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antarlembaga pada 2 Februari 2026, yang juga melibatkan Polresta Bandar Lampung. Fokus utama pembahasan adalah penyamaan persepsi, penguatan koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi, serta pendalaman teknis pelayanan pasien KLL.

Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan penanganan korban kecelakaan lalu lintas berjalan optimal dan terintegrasi.

“Koordinasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan pelayanan pasien kecelakaan lalu lintas dapat berjalan secara optimal, terkoordinasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Tujuan utamanya adalah meminimalisir angka mortalitas dan disabilitas akibat kecelakaan,” ujar dr. Imam Ghozali dalam siaran persnya, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan, RSUDAM terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak demi peningkatan mutu layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kepentingan publik.

Sementara itu, pihak PT Jasa Raharja menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pelayanan publik, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas.

“Sinergi dengan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sangat penting agar layanan kesehatan bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran,” ujar perwakilan Jasa Raharja.

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna membangun sistem pelayanan kesehatan yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan komunikasi dan kerja sama lintas institusi ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata berupa layanan penanganan kecelakaan lalu lintas yang cepat, aman, dan berkualitas, tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme, regulasi, dan tata kelola yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan layanan yang cepat, aman, dan penuh perhatian bagi setiap pasien,” tutup dr. Imam Ghozali. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *