BANDAR LAMPUNG – Suasana haru dan khidmat menyelimuti malam tahlilan dan yasinan tujuh hari wafatnya Almarhum Diza Noviandi Dino, putra dari Hj. Safariyah Widianti, S.H., M.H., yang akrab disapa Atu Ayi, Sabtu malam (14/2/2026).
Acara doa bersama tersebut dihadiri Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, jajaran pengurus, kerabat keluarga, serta sejumlah tokoh masyarakat. Tampak pula hadir mantan Gubernur Lampung dua periode, Sjahroedin ZP, yang juga merupakan keluarga besar Atu Ayi.
Dalam suasana penuh keikhlasan, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa dipanjatkan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga besar Atu Ayi.
“Kami keluarga besar TP Sriwijaya Lampung turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Diza Noviandi Dino. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT,” ujar Nurhasanah.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menguatkan dan mendampingi keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga Ibu Atu Ayi dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Kebersamaan malam ini adalah bentuk dukungan moral dan doa tulus dari kami semua,” tambahnya.
Sementara itu, dengan suara bergetar namun penuh ketegaran, Hj. Safariyah Widianti atau Atu Ayi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan doa yang dipanjatkan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa dari keluarga besar TP Sriwijaya Lampung serta semua tamu yang hadir. Mohon doanya agar anak kami tenang di alam kuburnya dan kami diberikan keikhlasan,” tutur Atu Ayi.
Malam itu menjadi momentum kebersamaan yang menguatkan, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh jajaran Pengda TP Sriwijaya Lampung. Doa-doa yang terucap menjadi pengikat solidaritas, sekaligus pengingat akan makna kebersamaan dan empati dalam setiap ujian kehidupan.
“Semoga Almarhum tenang di alam kuburnya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.” (*).






