Jalur Bakauheni–Kalianda Diprioritaskan, Keamanan Pemudik Jadi Fokus Utama
Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), khususnya kawasan Bakauheni, menjelang arus mudik Idulfitri.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, langsung mengoordinasikan percepatan penanganan bersama Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Lampung.
Langkah sigap ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan bersama unsur Forkopimda di Bakauheni, yang menyoroti tingginya keluhan pemudik serta perhatian publik di media sosial terkait kondisi jalur yang gelap pada malam hari.
Perbaikan pun langsung dilakukan di lapangan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Lampung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan menangani sejumlah titik prioritas di jalur strategis.
Di wilayah Kalianda, empat unit PJU tenaga surya telah diperbaiki dan kembali berfungsi. Sementara itu, Dishub Lampung Selatan melakukan pemasangan serta penataan ulang tiga titik PJU, termasuk pemindahan lampu ke lokasi rawan.
Penanganan difokuskan pada ruas Bakauheni–Kalianda, termasuk tanjakan Bakauheni yang dikenal sebagai titik rawan kecelakaan dan gangguan keamanan.
Tak hanya itu, perbaikan juga akan dilanjutkan di ruas Natar, mulai dari flyover Sawitan hingga Bundaran Hajimena, dengan target enam unit PJU kembali optimal dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menegaskan bahwa perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap dan intensif.
“Perbaikan PJU terus kita laksanakan. Mudah-mudahan segera selesai sehingga para pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Gubernur Lampung menekankan, percepatan perbaikan ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik yang melintasi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.
Selain mengurangi risiko kecelakaan akibat minimnya visibilitas, optimalisasi PJU juga diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan di jalur mudik.
Seluruh pemerintah kabupaten/kota pun diminta proaktif melakukan langkah serupa, terutama pada wilayah dengan kewenangan pengelolaan PJU.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, Pemprov Lampung memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar Jalinsum dapat dilalui dalam kondisi aman, terang, dan nyaman. (**)






