Heroik Selamatkan Rekan, Fuad dan Fikran Tewas Terseret Ombak di Pesisir Barat
PESISIR BARAT — Aksi heroik berujung duka terjadi di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan. Dua pemuda, M. Fuad Abdillah (20) dan Fikran Aulia Ulwan (19), yang berusaha menolong rekannya dari terjangan ombak, justru kehilangan nyawa setelah terseret arus laut, Senin (23/3) petang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat seorang saksi, Raditya Ananta, terseret ombak ketika mandi di tepi pantai. Melihat kejadian tersebut, kedua korban bersama sejumlah rekannya sigap memberikan pertolongan. Upaya penyelamatan berhasil menyelamatkan Raditya, namun nahas, Fuad dan Fikran terseret arus kuat hingga ke tengah laut dan dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan pada Selasa (24/3) dini hari langsung bergerak cepat menuju lokasi. Pencarian intensif dilakukan sejak pagi dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Kansar Lampung, Pos SAR Tanggamus, BPBD Pesisir Barat, Polairud, hingga masyarakat setempat.
Setelah pencarian sepanjang hari, korban pertama, M. Fuad Abdillah, ditemukan pada pukul 17.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Tak lama berselang, pada pukul 18.23 WIB, korban kedua, Fikran Aulia Ulwan, ditemukan sekitar 300 meter dari titik awal dalam kondisi serupa.
Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Krui. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dihentikan pada pukul 19.00 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya gelombang laut di pesisir barat Lampung. Meski aksi keduanya patut dikenang sebagai bentuk keberanian dan kepedulian, masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai. (***).






