KMHDI Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa, Gubernur Mirza: Momentum Mahasabha Harus Lahirkan Kepemimpinan Inovatif

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya peran strategis generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa di tengah momentum kebangkitan sektor pertanian.

Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Mahasabha (Kongres Nasional) XIV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Gedung Serbaguna Universitas Lampung, Rabu (1/4/2026).

“Ekonomi desa kita sudah tumbuh, terutama didorong kenaikan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong. Sekarang yang dibutuhkan adalah dorongan kualitas SDM agar mampu melahirkan inovasi. KMHDI harus ambil peran di sini,” tegas Mirza.

Menurutnya, Mahasabha KMHDI merupakan forum strategis yang tidak hanya menentukan arah organisasi, tetapi juga melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.

Mirza juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga nilai kebenaran di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kita hidup di era viral, di mana yang viral belum tentu benar. Mahasiswa harus berani menjaga kebenaran dan nilai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk organisasi mahasiswa.

“KMHDI punya jaringan kuat dan kedekatan dengan masyarakat. Ini harus dioptimalkan untuk program yang berdampak,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur menyoroti keberagaman Lampung sebagai kekuatan utama yang harus terus dijaga. Ia mengangkat filosofi Tri Hita Karana sebagai pedoman menjaga keseimbangan antara manusia, Tuhan, dan alam, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global.

“Lampung adalah laboratorium kebhinekaan. Semua suku dan agama hidup rukun di sini. Ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga menekankan peran organisasi mahasiswa sebagai agen edukasi sosial dan penjaga stabilitas.

“Dalam situasi sulit, ketenangan adalah kunci melahirkan keputusan yang jernih,” kata Muzani.

Ketua Umum KMHDI periode 2023–2025 I Wayan Darmawan menambahkan, peran mahasiswa saat ini harus bertransformasi menjadi kekuatan produktif yang terlibat langsung dalam pembangunan, terutama pada isu strategis seperti kemandirian pangan dan energi.

Mahasabha XIV KMHDI diharapkan menjadi tonggak lahirnya kepemimpinan baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif, inovatif, dan mampu mendorong pembangunan Lampung yang inklusif serta berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *